Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. Komitmen ini mencakup aspek keamanan, kenyamanan, ramah lingkungan, dan integrasi sistem antar moda transportasi.
Integrasi MRT, LRT, dan Transjakarta dengan wilayah penyangga (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) menjadi fokus utama. Hal ini penting mengingat mobilitas warga Jabodetabek yang tinggi. Koordinasi antar instansi terkait di berbagai daerah sangat krusial untuk memastikan konektivitas yang lancar.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga memprioritaskan pengembangan sistem transportasi yang inklusif dan efisien. Survei rute Transjabodetabek telah dilakukan, misalnya rute Alam Sutera-Blok M, untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Jabodetabek.
Integrasi Transportasi Jabodetabek
Saat ini, Transjakarta telah beroperasi di 10 rute yang menjangkau Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan. Layanan ini mencakup Bus Rapid Transit (BRT), angkutan terintegrasi, dan Transjabodetabek.