Cesc Fabregas, nama besar di kancah sepak bola dunia, kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena gol spektakuler atau umpan ajaibnya, melainkan keberhasilannya membawa Como 1907 promosi ke Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.
Perjalanan Fabregas di Como, dari pemain hingga menjadi bagian integral staf kepelatihan, adalah kisah inspiratif. Kini, setelah mimpi kembali ke Serie A terwujud, pertanyaan besar muncul: apakah Fabregas akan cepat-cepat angkat kaki dari Como, atau justru semakin dalam menancapkan akarnya di klub berjuluk I Lariani ini?
Peran Tak Terduga Fabregas: Dari Lapangan ke Pinggir Lapangan
Kedatangan Cesc Fabregas ke Como 1907 pada musim panas 2022 sempat menghebohkan. Banyak yang menyangka ini hanyalah tempat ‘pensiun’ bagi legenda Barcelona dan Arsenal itu. Namun, Fabregas membuktikan bahwa komitmennya jauh lebih besar.
Ia tak hanya datang sebagai pemain, melainkan juga sebagai investor minoritas, menunjukkan keyakinannya pada proyek jangka panjang klub. Visi ini selaras dengan ambisi besar pemilik klub, Djarum Group dari Indonesia.
Transisi Menuju Kursi Pelatih
Ketika manajer saat itu, Moreno Longo, dipecat pada November 2023, Fabregas dipercaya sebagai pelatih sementara. Meskipun belum memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro, kehadirannya langsung membawa dampak positif.