“Saya capek dengan perkataan itu. Itu semacam pertanyaan yang bodoh,” cetus Islam.
“Saya tidak pernah berpikir akan lebihi Khabib, begitu pula sebaliknya. Kalau Khabib tidak mau saya meraih dua gelar juara, buat apa dia terus membantu saya,” sambungnya.
“Khabib masih berusaha membantu kami (para Dagestan-red) untuk bisa menjadi juara. Jika saya jadi juara nanti, dia akan sama seperti saya senangnya,” tutupnya.
Makhachev menegaskan bahwa persahabatan dan dukungan dari Khabib adalah hal yang paling penting. Ia fokus pada pencapaiannya sendiri dan tidak terbebani oleh ekspektasi untuk melampaui pencapaian sahabatnya.