Terungkap! Misteri 2 April: Hari Ini Jutaan Anak di Dunia Rayakan Kekuatan Dongeng!

Image from detik.com
Source: detik.com

Setiap tanggal 2 April, kalender dunia menandai sebuah peringatan yang sarat makna dan harapan bagi masa depan generasi. Bukan sekadar hari biasa, tanggal ini diakui sebagai (International Children’s Book Day atau ICBD).

Peringatan ini didedikasikan untuk merayakan keajaiban literatur anak-anak, mendorong kecintaan membaca sejak dini, serta menumbuhkan pemahaman lintas budaya melalui kekuatan cerita.

Namun, tahukah Anda mengapa tanggal 2 April dipilih dan siapa sosok inspiratif di balik peringatan penting ini? Mari kita selami lebih dalam sejarah dan relevansinya.

Sejarah Singkat Hari Buku Anak Sedunia

Gagasan untuk menetapkan satu hari khusus bagi -anak pertama kali muncul dari International Board on Books for Young People (IBBY), sebuah organisasi nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 1953 di Zürich, Swiss.

IBBY memiliki misi untuk menyatukan orang-orang di seluruh dunia yang berkomitmen pada buku dan anak-anak. Organisasi ini berkeyakinan bahwa literatur memiliki peran krusial dalam membentuk individu dan membangun jembatan antarbudaya.

Pada tahun 1967, IBBY secara resmi menetapkan tanggal 2 April sebagai . Pemilihan tanggal ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk menghormati salah satu maestro dongeng paling legendaris sepanjang masa.

Tokoh Inspiratif di Balik Peringatan: Hans Christian Andersen

Tanggal 2 April diperingati sebagai karena merupakan hari kelahiran , seorang penulis dongeng jenius dari Denmark.

Lahir pada tahun 1805, Andersen adalah sosok di balik kisah-kisah abadi yang telah memikat hati jutaan anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia. Sebut saja “Putri Duyung Kecil”, “Itik Buruk Rupa”, “Ratu Salju”, dan “Gadis Penjual Korek Api”.

Karyanya bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga sarat akan pesan moral, refleksi sosial, dan keindahan imajinasi yang tak lekang oleh waktu. Ia membuka gerbang dunia fantasi yang luas bagi anak-anak, membentuk imajinasi dan empati mereka.

Dapatkan Berita Terupdate dari penadata di: