Unras Hari Tani di Tojo Una-Una: Enam Kader GmnI Jadi Korban Represifitas Aparat Kemanan, Ada yang di Seret di Leher

Aksi unjuk rasa (Unras) peringatan hari tani nasional yang dimotori oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una bersama masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Front Marhaen Berjuang (FMB) berakhir dengan ricuh, Selasa (24/09/2024).

Menanggapi hal itu, Ketua GMNI Touna menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan represif aparat dan meminta agar Kapolres Touna dicopot dari jabatannya karena dianggap lalai dalam menerapkan SOP pengamanan. Selain itu, ia juga meminta Bupati memberikan sanksi tegas terhadap staf kantor bupati yang diduga melakukan kekerasan terhadap kader GMNI.

“Kami mengutuk keras tindakan represif aparat dan menuntut Kapolda Sulteng untuk segera memecat Kapolres Touna. Kami juga meminta Bupati mengeluarkan surat peringatan keras terhadap staf yang melakukan pemukulan terhadap kader kami,” tegas Ketua GMNI Touna.

Dapatkan Berita Terupdate dari penadata di: