Titiek Soeharto: Bapak Kami Tetap Pahlawan, Terlepas Gelar Nasional

Siti Hediati Hariyadi, putri Presiden Soeharto, menyambut positif usulan pemerintah untuk menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada ayahnya. Ia menyatakan rasa syukur dan menilai bahwa jasa-jasa Presiden Soeharto bagi bangsa dan negara sangat besar. Meskipun demikian, Titiek menekankan bahwa bagi keluarga, gelar tersebut bukanlah satu-satunya ukuran untuk menilai dedikasi ayahnya.

Bagi keluarga Cendana, Soeharto tetaplah seorang pahlawan, terlepas dari adanya gelar resmi atau tidak. Titiek yakin banyak rakyat Indonesia yang juga merasakan hal yang sama dan menganggap Soeharto sebagai pahlawan. Ia juga mengingat bahwa wacana pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto telah berulang kali muncul, terutama menjelang Hari Pahlawan setiap tahunnya.

Usulan Pahlawan Nasional dan Respon Positif Pemerintah

Kementerian Sosial telah mengajukan nama Soeharto sebagai calon Pahlawan Nasional kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Usulan ini mendapat respon positif dari pihak Istana Presiden. Titiek Hariyadi pun mengungkapkan optimismenya atas kemungkinan diterimanya usulan tersebut.

Proses penetapan gelar Pahlawan Nasional melibatkan beberapa tahapan penilaian yang ketat. Selain usulan dari Kementerian Sosial, pertimbangan lain yang akan dikaji Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan termasuk rekam jejak, kontribusi, dan dampak positif dari tokoh yang diusulkan terhadap bangsa dan negara.

Dapatkan Berita Terupdate dari penadata di: