Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya peran Bank Jateng dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memberdayakan usaha mikro di Jawa Tengah. Beliau berharap Bank Jateng, yang kinerjanya telah menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, dapat lebih berperan aktif dalam mendorong perekonomian daerah.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT BPD Jateng di Semarang, 17 April 2025, Gubernur Luthfi menyatakan bahwa kesehatan finansial Bank Jateng saat ini merupakan fondasi kuat untuk pengembangan selanjutnya. Keberhasilan Bank Jateng menjadi BPD terbaik di antara 27 BPD se-Indonesia pada Desember 2024 merupakan bukti nyata capaian tersebut.
Ke depan, Bank Jateng didorong untuk lebih fokus pada peningkatan kontribusi terhadap PAD. Hal ini diharapkan dapat memperkuat keuangan daerah dan mendukung program-program pembangunan di Jawa Tengah.
Peningkatan Peran Bank Jateng dalam Memberdayakan UMKM
Gubernur Luthfi secara khusus menekankan pentingnya peran Bank Jateng dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menilai UMKM memiliki peran vital dalam perekonomian Jawa Tengah, sehingga perlu dukungan perbankan yang optimal.
Salah satu fokus utama adalah kemudahan akses kredit bagi UMKM. Proses pengajuan kredit harus disederhanakan dan dipercepat agar UMKM dapat dengan cepat mengakses modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya.