Jakarta – Industri olahraga di Indonesia kini bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang patut diperhitungkan. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, sektor ini menjelma menjadi ladang bisnis yang menjanjikan, didorong oleh tingginya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan olahraga.
Potensi ini tidak hanya terbatas pada produk olahraga, tetapi juga merambah ke jasa, ekonomi kreatif, hingga sport tourism. Pertumbuhan yang pesat ini sejalan dengan tren global, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengoptimalkan potensi ekonominya.
Potensi Ekonomi Ratusan Triliun Rupiah
Industri olahraga di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Perputaran uang di sektor ini diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah, mencakup berbagai subsektor mulai dari produk olahraga, jasa, hingga ekonomi kreatif berbasis konten dan digital.
Manufaktur dan UMKM Lokal: Peluang Emas
Sektor ini memberikan angin segar bagi manufaktur nasional dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Produk-produk seperti sepatu, jersey, helm, hingga makanan sehat memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar domestik.
Dosen Ilmu Keolahragaan Universitas Muhammadiyah Cirebon, Wahyu Erfandy, menjelaskan dampak positif dari perkembangan ini.
“Industri olahraga bisa menjadi motor baru bagi manufaktur nasional dan UMKM. Produk lokal punya pasar yang besar, dan ini juga membuka lapangan kerja baru serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Wahyu.
Peran Pemerintah dalam Mengorkestrasi Potensi
Efek domino dari geliat olahraga ini juga merambah ke sektor lain seperti pariwisata, perhotelan, dan kuliner. Sport tourism, misalnya, terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal, seperti yang terjadi pada tren bersepeda di destinasi wisata alam.
Untuk mengoptimalkan potensi ini, peran pemerintah sangat krusial. Kemenpora memiliki peran strategis dalam mengorkestrasi potensi ini menjadi ekosistem industri yang terarah dan berkelanjutan.
Proyeksi Pasar Global
Pasar industri olahraga dunia diproyeksikan mencapai angka fantastis 599,9 miliar dolar AS pada tahun 2025 dengan pertumbuhan yang melampaui Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.
Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Korea Selatan telah lebih dulu menjadikan sektor ini sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi baru.
Wahyu Erfandy melihat potensi ini sangat besar jika dikelola dengan strategi yang tepat, dampaknya bisa sangat signifikan.
Wahyu Erfandy menyampaikan pendapatnya:
“Potensi industri olahraga di Indonesia sangat besar. Jika digarap dengan benar, estimasi uang yang beredar di sektor ini mencapai Ratusan triliun rupiah dan itu mencakup banyak subsektor, mulai dari produk olahraga, jasa, sampai ekonomi kreatif yang berbasis konten dan digital.”







