Islam Makhachev Jengah Dibandingkan Khabib, Tak Ingin Cuma Ikuti Jejak.

16 November 2025, 13:16 WIB

Ambisi besar membayangi Islam Makhachev di panggung UFC. Petarung asal Dagestan ini bertekad meraih dua gelar juara di kelas berbeda. Namun, pertanyaan yang terus berulang tentang dirinya yang ingin melampaui pencapaian Khabib Nurmagomedov, sahabat dan mentornya, justru membuatnya lelah.

Duel perebutan gelar juara UFC 322 menjadi ujian terberat bagi Makhachev. Ia akan berhadapan dengan Jack Della Maddalena di Madison Square Garden, New York pada Sabtu (15/11) atau Minggu (16/11) waktu setempat. Maddalena adalah pemegang sabuk juara kelas welter, sedangkan Makhachev baru naik ke kelas tersebut. Mampukah Makhachev membuktikan dominasinya di kelas yang lebih berat?

Misi Raih Dua Gelar Juara

Islam Makhachev, yang sebelumnya telah mengamankan gelar juara kelas menengah UFC, kini mengincar gelar juara di kelas welter. Kemenangan akan mengukir namanya dalam sejarah UFC sebagai salah satu petarung terbaik yang mampu meraih gelar di dua kelas berbeda.

Pertanyaan yang Melelahkan: Melampaui Khabib?

Nama Islam Makhachev tak bisa dipisahkan dari sahabatnya, Khabib Nurmagomedov. Keduanya berasal dari Dagestan dan telah mengharumkan nama daerah mereka di panggung UFC. Khabib sendiri telah lebih dulu meraih gelar juara kelas menengah sebelum akhirnya diikuti oleh Makhachev.

Kedekatan mereka juga terjalin melalui mendiang ayah Khabib, Abdulmanap, yang merupakan guru favorit Makhachev. Persahabatan dan ikatan emosional yang kuat ini menjadi fondasi bagi kesuksesan keduanya.

Reaksi Makhachev Terhadap Pertanyaan yang Berulang

Dalam sebuah wawancara dengan ESPN, Islam Makhachev mengungkapkan kejenuhannya terhadap pertanyaan yang terus menerus membandingkannya dengan Khabib. Pertanyaan yang berputar pada kemungkinan dirinya melampaui pencapaian Khabib, yang hanya memiliki satu sabuk juara di UFC, dianggapnya sebagai sesuatu yang “bodoh”.

Makhachev dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak pernah berpikir untuk melampaui Khabib, begitu pula sebaliknya. Ia menekankan bahwa Khabib terus mendukung dan membantunya meraih kesuksesan. Jika Makhachev berhasil meraih gelar juara di kelas welter, Khabib akan merasa senang seperti dirinya sendiri.

Berikut adalah pernyataan langsung dari Islam Makhachev:

“Saya capek dengan perkataan itu. Itu semacam pertanyaan yang bodoh,” cetus Islam.

“Saya tidak pernah berpikir akan lebihi Khabib, begitu pula sebaliknya. Kalau Khabib tidak mau saya meraih dua gelar juara, buat apa dia terus membantu saya,” sambungnya.

“Khabib masih berusaha membantu kami (para Dagestan-red) untuk bisa menjadi juara. Jika saya jadi juara nanti, dia akan sama seperti saya senangnya,” tutupnya.

Makhachev menegaskan bahwa persahabatan dan dukungan dari Khabib adalah hal yang paling penting. Ia fokus pada pencapaiannya sendiri dan tidak terbebani oleh ekspektasi untuk melampaui pencapaian sahabatnya.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang