Rudal Iran Guncang Diego Garcia: Alarm Bahaya Jauh di Samudra Hindia, Eropa Terancam?

Image from inet.detik.com
Source: inet.detik.com

Jarak antara Iran dan Diego Garcia diperkirakan mencapai lebih dari 3.800 kilometer. Angka ini secara signifikan melampaui kemampuan rudal Iran yang diakui secara terbuka pada saat itu, atau setidaknya membutuhkan tingkat akurasi dan jangkauan yang sangat canggih.

Menilik Kemampuan Rudal Jarak Jauh Iran

Evolusi Program Rudal Iran

Program rudal Iran telah berkembang pesat sejak Revolusi Islam dan perang Irak-Iran pada tahun 1980-an. Di bawah sanksi internasional yang ketat, Teheran secara mandiri mengembangkan kemampuan rudalnya sebagai tulang punggu strategi pertahanan asimetris.

Tujuan utamanya adalah untuk memberikan deterensi terhadap musuh yang memiliki kekuatan konvensional jauh lebih superior. Doktrin Iran menekankan serangan balasan yang masif jika mereka diserang.

Rudal Balistik dan Jelajah Iran yang Mengancam

Iran memiliki beragam jenis rudal balistik dan jelajah dalam arsenalnya. Beberapa di antaranya diklaim mampu mencapai target ribuan kilometer jauhnya.

  • Khorramshahr: Rudal balistik yang dikembangkan dari model Korea Utara, diklaim memiliki jangkauan hingga 2.000 km, bahkan dengan potensi jangkauan yang lebih jauh untuk varian terbaru.
  • Sejjil: Rudal balistik berbahan bakar padat, yang membuatnya lebih cepat disiapkan dan diluncurkan, dengan jangkauan serupa Khorramshahr.
  • Paveh/Ghader: Rudal jelajah serangan darat dan laut yang telah dikembangkan dengan kemampuan manuver dan terbang rendah. Beberapa varian terbarunya diklaim memiliki jangkauan yang lebih luas, menantang sistem pertahanan rudal tradisional.

Jika klaim serangan ke Diego Garcia benar, itu akan menandakan lompatan signifikan dalam kemampuan rudal jarak jauh Iran. Ini menunjukkan potensi Iran untuk menargetkan aset-aset vital di luar lingkup regionalnya.

Mengapa Eropa Harus Waspada? Implikasi Global dari Jangkauan Iran

Ancaman Langsung dan Tidak Langsung

Meskipun Diego Garcia terletak jauh di Samudra Hindia, jauh dari benua Eropa, kemampuan Iran untuk menargetkan pangkalan sejauh itu mengirimkan sinyal berbahaya. Ini memunculkan ancaman, baik secara langsung maupun tidak langsung, bagi Eropa.

Secara langsung, jika Iran dapat menyerang target 3.800 km ke timur, maka secara teoritis, dengan penyesuaian posisi peluncuran atau pengembangan lebih lanjut, rudal mereka bisa mencapai sebagian wilayah Eropa.

Dapatkan Berita Terupdate dari penadata di: