Selain itu, konsistensi performa dalam setiap pertandingan menjadi krusial. Pemain diharapkan mampu menampilkan performa terbaiknya secara berkelanjutan, tidak hanya sesekali.
2. Penerapan Sistem Taktik yang Komprehensif
Herdman dikenal dengan filosofi sepak bolanya yang modern dan adaptif. Penerapan sistem taktik yang komprehensif membutuhkan pemahaman mendalam dari seluruh pemain.
Setiap pemain harus mengerti peran masing-masing, baik saat menyerang maupun bertahan, serta mampu beradaptasi dengan perubahan taktik di tengah pertandingan.
3. Membangun Mental Juara dan Pengalaman Internasional
Menghadapi tim-tim kuat seringkali menjadi batu sandungan bagi Timnas Indonesia, bukan hanya karena perbedaan skill, tetapi juga mentalitas. Herdman ingin menanamkan mental juara, di mana pemain tidak mudah menyerah dan tetap percaya diri menghadapi lawan tangguh.
Pengalaman bertanding melawan tim-tim dari berbagai gaya bermain dan level kompetisi yang lebih tinggi juga sangat penting untuk mematangkan mental dan strategi tim.
4. Kedalaman Skuat dan Manajemen Cedera
Turnamen atau musim kompetisi yang panjang membutuhkan kedalaman skuat yang merata. Herdman perlu memastikan ada pelapis yang berkualitas untuk setiap posisi.
Manajemen cedera juga menjadi perhatian serius, meliputi pencegahan, pemulihan, dan program latihan yang disesuaikan agar pemain selalu dalam kondisi fisik prima.