Kiprahnya sempat terhalang regulasi, yang mengharuskan pelatih kepala memiliki lisensi UEFA Pro. Ini membuat ia harus mendampingi Osian Roberts sebagai technical director yang secara resmi menjabat pelatih kepala, sementara Fabregas berperan aktif di belakang layar dan di sesi latihan.
Como 1907: Lebih dari Sekadar Klub Sepak Bola
Proyek Como 1907 di bawah kepemilikan Djarum Group bukanlah sekadar investasi finansial. Ini adalah upaya menciptakan klub yang berkelanjutan, terintegrasi dengan komunitas, dan berambisi tinggi. Nama-nama besar seperti Thierry Henry sebagai dewan direksi dan Mirwan Suwarso sebagai perwakilan pemilik, menegaskan keseriusan proyek ini.
Filosofi ini tampaknya sangat cocok dengan ambisi Fabregas. Ia dikenal sebagai sosok yang cerdas dan visioner, tidak hanya di lapangan hijau. Komitmennya terlihat dari caranya merangkul kota Como dan ambisinya untuk membangun sesuatu yang besar.
Mengintip Visi Jangka Panjang Klub
Mirwan Suwarso pernah menyatakan, “Kami ingin menjadi klub yang dicintai oleh komunitas dan sukses di lapangan.” Tujuan jangka panjang mereka bukan hanya bertahan di Serie A, tetapi juga bersaing di level Eropa, termasuk Liga Champions, dalam beberapa tahun ke depan.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa promosi ke Serie A hanyalah langkah awal. Untuk mencapai target lebih tinggi, stabilitas dan kesinambungan tim kepelatihan, termasuk Fabregas, menjadi krusial.