Perannya sangat vital, terutama dalam skema serangan balik cepat atau saat Italia membutuhkan penetrasi ke pertahanan lawan. Gol-gol pentingnya di Euro 2020 masih teringat jelas, menunjukkan kapasitasnya di momen-momen krusial.
Hilangnya Kreativitas dan Ancaman Gol
Absennya Chiesa akan mengurangi daya ledak dan kreativitas di lini serang Italia. Ia memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dari situasi yang sulit, memberikan dimensi berbeda pada serangan Azzurri.
Spalletti kini harus memutar otak untuk menemukan solusi alternatif yang efektif agar tim tidak kehilangan ketajaman saat menghadapi lawan-lawan tangguh di babak playoff nanti.
Siapa Pengganti dan Harapan Baru?
Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Federico Chiesa, Luciano Spalletti dengan cepat memanggil winger Lazio, Mattia Zaccagni. Pemain berusia 29 tahun ini menunjukkan performa impresif bersama klubnya di Serie A musim ini.
Zaccagni dikenal memiliki kemampuan olah bola yang baik, visi bermain, serta naluri gol yang cukup tajam. Kehadirannya diharapkan bisa membawa energi baru dan opsi taktis yang berbeda bagi Spalletti.
Tugas Berat di Tengah Ekspektasi Tinggi
Bagi Mattia Zaccagni, panggilan ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Tentu, ada beban berat untuk menggantikan sosok sekelas Chiesa, namun ini juga adalah peluang untuk menjadi pahlawan bagi negaranya.
Selain Zaccagni, pemain sayap lain seperti Domenico Berardi atau Riccardo Orsolini juga akan diharapkan untuk lebih menunjukkan kontribusi besar dalam mencetak gol maupun assist, mengisi kekosongan yang ada.
Jalan Berliku Italia Menuju Piala Dunia 2026
Perjalanan Italia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 tidaklah mudah. Setelah gagal berpartisipasi di dua edisi sebelumnya (2018 dan 2022), tekanan untuk lolos kali ini sangat besar, baik dari federasi maupun seluruh penggemar sepak bola di Italia.