PB IPSI berharap pencak silat dapat tampil sebagai cabang olahraga ekshibisi di Olimpiade Los Angeles 2028, dan kemudian dipertandingkan secara resmi di Olimpiade Brisbane 2032. Target ini membutuhkan kerja keras dan persiapan yang matang dari seluruh pihak yang terlibat.
Kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman, dalam acara tersebut menunjukkan dukungan pemerintah terhadap target tersebut. Dukungan pemerintah menjadi faktor penting keberhasilan PB IPSI dalam mencapai targetnya.
Kehadiran Presiden Prabowo, meskipun diwakilkan, menunjukkan komitmen beliau terhadap perkembangan pencak silat Indonesia. Harapannya, pencak silat tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter bangsa Indonesia yang kuat dan bermartabat.
Kehadiran kurang lebih 7.000 pendekar dari berbagai perguruan silat di acara tersebut juga menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap pencak silat. Hal ini menunjukkan bahwa pencak silat memiliki basis massa yang kuat dan berpotensi untuk berkembang lebih pesat lagi di masa mendatang.