Ikbal bahkan secara terbuka “menantang balik” Polda Gorontalo untuk membuktikan keseriusannya dalam menindak praktik tambang ilegal, termasuk mengusut tuntas aktivitas kelompok “Tim Yoker” yang diduga kuat sebagai salah satu pelaku utama perusakan lingkungan di Pohuwato.
“Ini adalah ujian nyata bagi komitmen kepolisian. Jika serius ingin menyelamatkan lingkungan, maka harus ada langkah tegas, sistematis, dan berkelanjutan. Bukan hanya menunggu, tetapi bergerak proaktif untuk membersihkan tambang ilegal dari tanah Gorontalo,” tegasnya.
Dalam momentum penting ini, FKPR juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, tapi bentuk panggilan nurani dan tanggung jawab moral kita terhadap bumi yang semakin terancam,” pungkas Ikbal.
