“Kami memastikan data sektoral yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah,” jelas Debby.
Sri Wahyuni menambahkan bahwa data yang terintegrasi ke dalam Portal Satu Data Nasional akan menjadi langkah konkret dalam penguatan tata kelola pemerintahan digital.
Diskusi ini dihadiri oleh perwakilan dari BPS, Bapppeda provinsi dan kabupaten/kota, jajaran bidang statistik, serta tamu undangan lainnya. Dengan kolaborasi ini, diharapkan pengelolaan statistik sektoral di Gorontalo dapat menjadi percontohan nasional.
“Diskusi ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tata kelola pemerintahan berbasis data berjalan optimal,” tutup Sri Wahyuni.