Pergelangan Kaki Menggagalkan Langkah Sabar/Reza di Semifinal Akhir Tahun

23 Desember 2025, 14:17 WIB

Jakarta – Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus terhenti di babak semifinal BWF World Tour Finals 2025. Kekalahan dari ganda Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 9-21 dan 11-21 menjadi akhir perjalanan mereka di turnamen bergengsi ini. Namun, bukan hanya kekalahan yang menjadi sorotan, melainkan kondisi fisik Reza yang ternyata menjadi penghambat utama.

Kondisi pergelangan kaki kiri Reza yang bermasalah sejak fase grup, semakin memburuk di babak semifinal. Hal ini membuat performa keduanya tidak maksimal. Meskipun demikian, perjuangan Sabar/Reza di ajang ini patut diapresiasi.

Perjalanan Terhenti di Semifinal

Pertandingan yang digelar di Hangzhou Olympic Sports Center Gymnasium, Sabtu lalu, menjadi ujian berat bagi Sabar/Reza. Mereka harus mengakui keunggulan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dalam dua gim langsung. Skor yang terpaut jauh menunjukkan dominasi ganda Korea Selatan.

Kondisi Fisik Reza Menjadi Kendala

Masalah pada pergelangan kaki kiri Reza menjadi penyebab utama performa mereka tidak maksimal. Ketidaknyamanan ini sudah dirasakan sejak fase penyisihan grup, namun semakin parah di babak semifinal.

  • Pergelangan kaki kiri Reza bermasalah, membatasi gerakannya di lapangan.
  • Ketidaknyamanan tersebut sudah muncul sejak fase penyisihan grup.
  • Reza mengakui rasa sakitnya mengganggu permainan.

Sabar Karyaman Gutama mengakui adanya kendala yang dialami rekannya tersebut. Menurutnya, hal itu sangat memengaruhi permainan mereka.

“Memang ada sedikit kendala pada kondisi Reza, khususnya di kaki kiri bagian pergelangan. Hal itu membuat Reza tidak bisa bermain dengan terlalu leluasa hari ini. Meski begitu, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik di pertandingan tadi,” ungkap Sabar.

Reza: Rasa Sakit yang Mengganggu

Reza sendiri mengakui bahwa masalah pada pergelangan kakinya sudah mulai terasa sejak laga ketiga fase penyisihan grup. Ia memaksakan diri untuk terus bermain meskipun merasakan sakit.

“Karena ingin tampil maksimal untuk bisa menuju semifinal, kemarin masih saya paksakan dan rasa sakitnya belum separah hari ini,” ujar Reza.

Meski telah menjalani perawatan dan terapi, rasa tidak nyaman tersebut masih sangat terasa ketika harus tampil di lapangan.

“Sebenarnya sudah ada terapi tetapi mungkin itu belum cukup. Di pertandingan tadi pun, untuk melangkah saja masih terasa sangat sakit jadi memang cukup mengganggu dan saya jadi tidak bisa bermain dengan leluasa,” imbuhnya.

Perjuangan Sabar/Reza di BWF World Tour Finals 2025 memang harus berakhir di semifinal. Namun, semangat juang dan pengorbanan mereka patut mendapatkan apresiasi. Semoga cedera Reza segera pulih dan bisa kembali tampil lebih prima di turnamen berikutnya.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang