Pidato Powell di Jackson Hole: Sentimen Positif untuk Kripto?

23 Agustus 2025, 12:34 WIB

Pidato Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, di simposium Jackson Hole 2025, langsung mengguncang pasar kripto. Hanya beberapa detik setelah pidato tersebut, Bitcoin melesat tajam, dan Ethereum mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Apa yang sebenarnya dikatakan Powell yang memicu lonjakan harga ini? Berikut analisis lengkapnya.

Powell menyatakan bahwa inflasi di Amerika Serikat kini jauh lebih terkendali. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa inflasi berada di jalur menuju target 2 persen. Selama 12 bulan terakhir, harga hanya naik 2,5 persen. Kabar ini disambut positif pasar karena menunjukkan meredanya tekanan harga yang selama ini menjadi kekhawatiran utama.

Lebih lanjut, Powell menekankan bahwa penurunan inflasi tidak diiringi oleh peningkatan pengangguran yang signifikan. Meskipun tingkat pengangguran naik menjadi 4,3 persen, hal ini bukan disebabkan oleh PHK massal, melainkan karena peningkatan jumlah tenaga kerja baru. “Kami tidak menginginkan pendinginan tenaga kerja lebih jauh,” tegas Powell. Ini mengindikasikan bahwa ekonomi Amerika Serikat masih dalam kondisi yang kuat, menunjukan soft landing.

Salah satu pernyataan Powell yang paling dinantikan investor adalah: “Waktunya kebijakan disesuaikan. Arah kebijakan sudah jelas, dan waktu serta laju pemangkasan suku bunga akan bergantung pada data.” Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa era suku bunga tinggi di AS mulai berakhir. Bagi pasar kripto, ini ibarat suntikan energi besar.

Powell juga mengakui kesalahan The Fed dalam membaca inflasi pada tahun 2021. Saat itu, inflasi dianggap sebagai fenomena sementara (“transitory”). Namun, inflasi justru meluas dan memaksa The Fed untuk menaikkan suku bunga secara agresif. Kini, The Fed telah berbalik arah dan membuka peluang untuk menurunkan suku bunga. Perubahan kebijakan ini dinilai sebagai katalis utama yang mendorong kenaikan harga kripto.

Reaksi pasar kripto terhadap pidato Powell sangat cepat dan signifikan. Bitcoin langsung melonjak mencapai harga yang sangat tinggi, sementara Ethereum mencetak rekor harga baru. Meskipun pasar saham juga mengalami kenaikan, namun kecepatan dan skala kenaikan harga di pasar kripto jauh lebih mencolok. Investor melihat kripto sebagai aset yang sangat diuntungkan oleh sinyal pelonggaran likuiditas global, karena modal besar cenderung mencari aset berisiko tinggi dengan potensi imbal hasil yang tinggi.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa lonjakan harga kripto bukan hanya karena pernyataan Powell mengenai penurunan suku bunga, tetapi juga karena kombinasi faktor lainnya. Diantaranya adalah meningkatnya adopsi kripto secara global, perkembangan teknologi blockchain yang terus berkembang, dan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset kripto sebagai investasi jangka panjang. Ketiga hal ini memperkuat sentimen positif yang memicu kenaikan harga.

Kesimpulannya, pidato Powell di Jackson Hole 2025 merupakan momen bersejarah bagi pasar kripto. Penurunan inflasi, terhindarnya resesi, dan peluang pemangkasan suku bunga menciptakan kombinasi sempurna yang memicu lonjakan harga Bitcoin dan Ethereum. Namun, perlu diingat bahwa pasar kripto sangat volatil. Meskipun tanda-tanda positif terlihat, masih terlalu dini untuk memastikan apakah ini merupakan awal dari bull run yang berkelanjutan. Investor perlu tetap waspada dan melakukan analisis risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang