Semangat Nasionalisme Membara: Pesan Dua Ketua Parpol Bantaeng di HUT RI

9 Agustus 2025, 22:29 WIB

Menjelang HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme kembali menjadi sorotan di Bantaeng, Sulawesi Selatan. Dua tokoh partai politik, Ketua DPC PKB Bantaeng Muhammad Asri Bakri dan Ketua DPC Partai Demokrat Bantaeng Herlina Aris (Cece), mengajak masyarakat untuk merenungkan makna kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan dengan tindakan nyata.

Asri Bakri menekankan pentingnya mengingat dan menghormati perjuangan para pahlawan. Kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil jerih payah dan pengorbanan besar para pendahulu bangsa. Beliau mengingatkan akan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan tersebut.

“Kita tidak boleh melupakan sejarah. Setiap tahun kita memperingati kemerdekaan sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berjuang,” ungkap Asri Bakri.

Lebih lanjut, Asri Bakri mengajak masyarakat untuk melawan “penjajahan baru” seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan. Menurutnya, kemerdekaan bukan hanya sekadar lepas dari penjajahan fisik, tetapi juga pembebasan dari segala bentuk belenggu yang menghambat kemajuan bangsa.

“Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajah, tapi juga bebas dari segala belenggu yang menghambat kemajuan bangsa,” tegasnya. Hal ini menunjukkan perlunya upaya bersama untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan berkeadilan.

Sementara itu, Herlina Aris atau Cece dari Partai Demokrat Bantaeng, menganggap nasionalisme sebagai nilai yang tak tergantikan. Bendera merah putih, baginya, merupakan simbol pengorbanan dan keberanian para pejuang kemerdekaan. Cece mengajak masyarakat untuk senantiasa menghargai dan menghormati simbol negara tersebut.

“Di balik merah putih yang berkibar, ada tumpah darah dan perjuangan yang membuat kita bisa hidup di zaman ini,” ujarnya. Pernyataan ini menyoroti pentingnya menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Cece menekankan pentingnya menjaga nilai patriotisme dan persatuan di tengah masyarakat. Ia meyakini bahwa kekuatan bangsa Indonesia terletak pada kebersamaan dan semangat gotong royong. Dengan demikian, seluruh elemen masyarakat harus saling mendukung dan bekerja sama untuk kemajuan bangsa.

Pernyataan kedua tokoh politik ini menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya mengenang sejarah perjuangan kemerdekaan dan meneruskan semangat tersebut dalam pembangunan bangsa. Mereka mengajak seluruh masyarakat Bantaeng untuk aktif berpartisipasi dalam mengisi kemerdekaan dengan cara yang konstruktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Semoga semangat ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya di Indonesia untuk turut serta membangun negeri. Kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari sebuah tanggung jawab bersama untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang