Kurban Dorong Perekonomian Peternak: Harapan Said Abdullah dari PDIP

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menekankan makna Idul Adha 1446 H yang lebih dari sekadar ritual keagamaan. Perayaan kurban, baginya, merupakan simbol pengorbanan tertinggi bagi Allah SWT dan sesama manusia. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang senantiasa mengajarkan pentingnya pengorbanan.

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi landasan utama pemahaman ini. Meskipun menghadapi tantangan berupa ketidakpastian keturunan, Nabi Ibrahim AS tetap teguh menjalankan perintah Allah SWT untuk mengorbankan putranya. Ketaatan dan keikhlasannya menjadi teladan bagi seluruh umat Islam.

Said Abdullah menjelaskan, esensi kurban bukan hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga pada semangat berbagi dan menolong sesama. Kesadaran berkurban harus dimaknai dengan iman yang kuat dan tekad untuk berbagi nikmat dan kebahagiaan dengan orang lain, terutama mereka yang kurang mampu.

Makna Kurban dalam Perspektif Sosial Ekonomi

Bagi masyarakat kurang mampu, konsumsi daging merupakan hal yang langka. Oleh karena itu, daging kurban memiliki nilai yang sangat berarti. Hal ini menekankan pentingnya kepedulian sosial dalam menjalankan ibadah kurban.

Dapatkan Berita Terupdate dari penadata di: