Rudal Balistik Jarak Jauh (IRBM)
Inilah kategori rudal yang paling sering memicu kekhawatiran internasional karena potensi jangkauannya:
- Shahab-3: Merupakan rudal balistik jarak menengah pertama Iran, dengan perkiraan jangkauan sekitar 1.300 hingga 2.000 kilometer. Ini memungkinkannya mencapai Israel dan sebagian besar Timur Tengah.
- Ghadr-110: Versi yang lebih canggih dari Shahab-3, dengan jangkauan yang sedikit lebih jauh, diperkirakan mencapai 1.800 hingga 2.000 kilometer.
- Sejjil: Rudal balistik berbahan bakar padat yang dianggap sebagai salah satu yang paling canggih dalam arsenal Iran, dengan perkiraan jangkauan hingga 2.000-2.500 kilometer. Bahan bakar padat membuatnya lebih cepat diluncurkan dan sulit dideteksi.
Rudal-rudal ini dirancang untuk mencapai target yang lebih jauh, memperluas kemampuan deterensi Iran di luar batas-batas terdekatnya.
Rudal Jelajah (Cruise Missiles)
Selain rudal balistik, Iran juga mengembangkan rudal jelajah, yang memiliki karakteristik berbeda. Rudal jelajah terbang pada ketinggian rendah, mengikuti kontur medan, membuatnya lebih sulit dideteksi oleh radar.
- Soumar dan Hoveyzeh: Rudal jelajah berbasis darat yang dilaporkan memiliki jangkauan lebih dari 1.350 kilometer (Hoveyzeh). Mereka menawarkan alternatif strategis untuk serangan presisi jarak jauh.
Meskipun jangkauannya seringkali mirip dengan rudal balistik jarak menengah, profil penerbangan yang berbeda memberikan keunggulan taktis tersendiri.
Rudal Iran Jangkau London? Analisis Jarak Geografis
Pertanyaan inti yang ingin dijawab adalah apakah rudal Iran bisa menjangkau London. Untuk menentukannya, kita perlu membandingkan jangkauan rudal Iran dengan jarak geografis.
Secara geografis, jarak langsung antara Teheran, ibu kota Iran, dan London, Inggris, sangatlah signifikan. Perkiraan jaraknya berkisar antara 4.400 hingga 4.600 kilometer.
Dengan kemampuan rudal balistik Iran yang saat ini diketahui mencapai sekitar 2.000 hingga 2.500 kilometer (Sejjil), sulit untuk secara langsung mengancam London dari wilayah Iran.
Ini berarti bahwa tanpa pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang signifikan dan belum terbukti, atau penempatan rudal di wilayah sekutu yang jauh lebih dekat ke Eropa, ancaman langsung ke London dari Iran masih berada di luar jangkauan.
Pernyataan Pemerintah Inggris dan Kekhawatiran Sekutu
Pemerintah Inggris, melalui pernyataan resmi maupun pakar pertahanan, secara konsisten menekankan pentingnya memantau program rudal Iran. Mereka berfokus pada pencegahan proliferasi dan menjaga stabilitas regional di Timur Tengah.
