Badai San Siro! Ultras AC Milan ‘Usir’ Ibrahimovic, Ada Apa di Balik Kegaduhan Rossoneri?

Image from sport.detik.com
Source: sport.detik.com

Dalam kapasitasnya ini, Ibra memiliki peran besar dalam aspek olahraga dan bisnis, bekerja sama dengan CEO Giorgio Furlani dan tim kepelatihan. Ia bertanggung jawab untuk pengembangan pemain, kinerja tinggi, promosi merek global, dan proyek-proyek khusus seperti stadion baru.

Peran baru ini seharusnya menjadi jembatan antara manajemen dan tim, sekaligus mempertahankan DNA juara Milan. Namun, tampaknya bagi sebagian Ultras, Ibrahimovic kini justru dianggap sebagai bagian dari masalah, bukan solusi.

Kritik mungkin muncul karena fans merasa pengaruhnya belum terlihat positif dalam kinerja tim atau strategi transfer. Ekspektasi tinggi terhadap sosok sekelas Ibra kini berbalik menjadi bumerang saat hasil di lapangan tidak sesuai harapan.

Badai Perombakan Manajemen AC Milan

Ketidakpuasan fans terhadap Ibrahimovic tidak bisa dilepaskan dari konteks perombakan manajemen yang lebih luas. Sejak RedBird Capital Partners mengambil alih kepemilikan klub pada Agustus 2022 dari Elliott Management, Milan telah mengalami beberapa perubahan signifikan.

Salah satu momen paling kontroversial adalah pemecatan Paolo Maldini dan Ricky Massara pada Juni 2023. Keduanya adalah arsitek di balik kesuksesan Scudetto 2021/2022 dan dikenal memiliki koneksi emosional yang kuat dengan klub serta para penggemar.

Era RedBird Capital dan Tekanan Ekspektasi

Di bawah kepemimpinan RedBird dan Gerry Cardinale, filosofi klub tampaknya bergeser ke arah yang lebih berorientasi pada keberlanjutan finansial dan penggunaan data dalam pengambilan keputusan. Hal ini seringkali bertentangan dengan pendekatan tradisional sepak bola Italia yang sangat mengutamakan passion dan identitas klub.

Penggemar khawatir bahwa pendekatan yang terlalu pragmatis ini akan mengorbankan ambisi olahraga dan daya saing tim di level tertinggi. Mereka mendambakan transfer pemain bintang yang berani, bukan hanya pembelian pemain muda potensial yang masih butuh waktu untuk berkembang.

Tekanan untuk meraih gelar dan bersaing di Liga Champions selalu menjadi standar di AC Milan. Kegagalan mencapai target tersebut atau merasa manajemen tidak memiliki visi yang jelas untuk mencapai itu akan selalu memicu kemarahan dari basis penggemar yang sangat vokal.

Siapa Ultras AC Milan dan Mengapa Suara Mereka Penting?

Ultras AC Milan, terutama kelompok Curva Sud, adalah salah satu basis penggemar paling berpengaruh di dunia sepak bola. Mereka bukan sekadar penonton, melainkan kekuatan politik dan emosional yang seringkali mampu mengguncang stabilitas klub.

Dapatkan Berita Terupdate dari penadata di: