Ternate, sebuah pulau vulkanik di Maluku Utara, kembali mengguncang dunia arkeologi dengan penemuan luar biasa. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan adanya 56 situs megalitik yang tersebar di wilayahnya.
Yang paling mencengangkan, penempatan situs-situs purbakala ini bukanlah kebetulan. Para peneliti BRIN menemukan bahwa lokasi-lokasi tersebut dipilih dengan kecermatan dan kebijaksanaan yang ‘jenius’ oleh nenek moyang kita.
Mengenal Megalitikum: Jejak Peradaban Batu Besar
Istilah megalitikum merujuk pada kebudayaan yang menghasilkan bangunan-bangunan monumental dari batu-batu besar. Situs-situs ini umumnya terkait dengan praktik keagamaan, pemujaan leluhur, atau penanda wilayah di masa prasejarah.
Di Indonesia, kebudayaan megalitikum berkembang pesat dari era Neolitikum hingga awal Zaman Logam. Peninggalan ini seringkali menjadi saksi bisu kepercayaan animisme dan dinamisme yang kuat di masa lampau.
Peran BRIN dalam Penemuan Penting Ini
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan riset, pengembangan, pengkajian, dan penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di Indonesia. Penemuan ini merupakan buah dari kerja keras tim arkeolog dan peneliti BRIN.
