Barang Proyek peningkatan jalan di Desa Tongon dan Desa Panimbul Dicuri, Pengawas Siap Laporkan ke Polisi

Ilustrasi sejumlah bahan dan peralatan kerja yang dilaporkan hilang (Foto: Ai)

Buol – Pengerjaan proyek peningkatan jalan di dan , , Kabupaten Buol, kini terhambat setelah sejumlah bahan dan peralatan kerja dilaporkan hilang. Dugaan sementara, aksi pencurian terjadi pada malam hari saat lokasi proyek tidak lagi diawasi.

Kepada awak media, pengawas pekerja di lokasi, , mengungkapkan bahwa kehilangan tersebut berlangsung bertahap. Mulai dari alat sederhana seperti sekop dan selang waterpass, hingga belasan sak semen turut raib. Puncaknya, satu unit mesin molen dilaporkan hilang pada Kamis (04/12/2025).

“Awalnya sekop, selang waterpass, lalu semen 13 sak, dan terakhir mesin molen. Itu hilangnya di area proyek setelah pekerja dan pengawas pulang,” ujar Arlan.

Berdasarkan informasi masyarakat sekitar, pelaku diduga bukan orang luar dan masih berada di wilayah tersebut.

“Kami sudah yakin itu ada di sekitar situ juga. Menurut masyarakat juga tidak jauh pelakunya. Istilahnya tinggal satu jingkal,” tambahnya.

Dari perhitungan sementara, total kerugian diperkirakan mencapai Rp8 juta. Arlan juga menegaskan bahwa insiden serupa bukan kali pertama terjadi di lokasi pengerjaan.

Selain merugikan secara materi, pencurian alat dan bahan ini dinilai menghambat progres proyek yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat desa.

“Ini bukan hanya soal biaya kerugian, tapi alat dan bahan yang dicuri itu menghambat pekerjaan. Proyek ini diperuntukkan bagi masyarakat, harusnya didukung,” tegasnya.

Saat ini, pihak pekerja masih melakukan mediasi dengan pemerintah desa. Meski begitu, Arlan memastikan persoalan ini akan tetap dilaporkan ke aparat penegak hukum untuk memberi efek jera kepada pelaku.

“Kami tetap akan laporkan ke polisi supaya pelakunya jera. Kami juga sudah punya kecurigaan terhadap beberapa orang, tapi kami masih kumpulkan bukti karena tidak boleh asal menuduh,” jelasnya.

Ia juga menduga barang-barang tersebut sengaja dicuri untuk dijual kembali.

Kasus ini kini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat proyek peningkatan jalan tersebut merupakan fasilitas penting yang diyakini dapat menunjang mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi desa.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang