Wakil Ketua Komisi III DPRD Boalemo, Arman Naway, tidak dapat menahan kemarahannya terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo yang kembali absen dari rapat dengar pendapat (RDP) pada hari Selasa, 7 Oktober 2025. Peringatan tegas itu disampaikan Arman saat rapat yang seharusnya dihadiri oleh Kadis Pendidikan, tetapi yang bersangkutan kembali tidak hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Arman menekankan bahwa kehadiran Kepala Dinas Pendidikan sangatlah penting. Pasalnya, sudah beberapa kali pembahasan dilakukan tanpa kehadiran orang yang bertanggung jawab di dinas tersebut.
“Pak Kadis selaku orang yang paling bertanggung jawab di dinas tersebut tidak pernah menghadiri rapat. Secara administratif saja koordinasinya tidak berjalan baik,” ungkap Arman dengan nada yang serius.
Rapat Tetap Berlanjut Tanpa Kehadiran Kadis
Meskipun tanpa kehadiran Kadis Pendidikan, Komisi III melanjutkan agenda dengan mendengarkan paparan dari Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan. Namun, Arman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi lagi ketidakhadiran tersebut.
“Kalau hari ini beliau tidak hadir, kami akan jemput. Kami akan suruh Satpol PP menjemput, karena ini sudah lebih dari tiga kali tidak datang. Jika tidak, kami akan laporkan ke Bupati bahwa kepala dinas enggan menghadiri RDP,” tegasnya.
Sampai berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Boalemo masih belum hadir. Sementara itu, pembahasan di ruang Komisi III terus berlanjut tanpa kehadirannya. Ketegangan ini menunjukkan betapa pentingnya partisipasi aktif dari pejabat publik dalam setiap forum pembahasan yang melibatkan kepentingan masyarakat.







