ASDP Merak: Revolusi Pelayanan & Data Penumpang, Rahasia di Baliknya?

21 September 2025, 14:41 WIB

ASDP Perkuat Keamanan Penyeberangan Merak dengan Peningkatan Verifikasi Data Penumpang dan Kendaraan

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan penyeberangan di Pelabuhan Merak, Banten. Fokus utama peningkatan ini adalah pemeriksaan data penumpang dan kendaraan agar lebih akurat dan efisien. Langkah ini krusial untuk menjaga transparansi, keselamatan, dan kelancaran arus penyeberangan.

Pemeriksaan yang lebih ketat ini berdampak pada kelengkapan data manifest, suatu hal penting dalam menjamin keamanan dan efisiensi operasional pelabuhan. ASDP berupaya maksimal dalam memastikan setiap data penumpang dan kendaraan tercatat dengan benar dan akurat. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memberikan layanan penyeberangan yang prima.

General Manager ASDP Cabang Merak, Syamsudin, dalam Siaran Pers No.152/SP-ASDPIX/2025 tertanggal 20 September 2025 menjelaskan strategi terbaru yang diterapkan. “Kendaraan roda dua dipisahkan dengan truk dan bus. Pemisahan ini memudahkan proses verifikasi serta mempercepat pengecekan data agar sesuai dengan identitas penumpang maupun kendaraan,” ujarnya. Sistem pemisahan jalur ini dirancang untuk optimalisasi keamanan dan efisiensi proses verifikasi.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menekankan pentingnya integritas data manifest dalam sistem keselamatan penyeberangan. Ia menjelaskan peran sistem Ferizy dalam pengisian data penumpang dan kendaraan yang lengkap saat pembelian tiket. Sistem ini juga menyediakan fitur pembaruan data mandiri sebelum *check in* dan bahkan fitur ‘tambah penumpang’ untuk situasi darurat.

“ASDP telah menyiapkan sistem Ferizy yang memungkinkan pengisian data secara lengkap pada saat pembelian tiket, serta fitur pembaruan data mandiri sebelum check in. Bahkan kini tersedia fitur ‘tambah penumpang’ untuk mengakomodasi kondisi darurat di lapangan. Namun, keberhasilan implementasi tetap sangat bergantung pada kedisiplinan pengemudi dan perusahaan angkutan umum,” jelas Shelvy Arifin.

Shelvy juga menambahkan bahwa keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada disiplin pengemudi dan perusahaan angkutan umum. Sesuai Permenhub No. 26 Tahun 2015, pengemudi wajib memastikan data penumpang akurat sebelum pemindaian barcode di dermaga. Perusahaan angkutan umum juga bertanggung jawab untuk menyediakan daftar penumpang kepada pengemudi untuk pengecekan akhir.

Setelah pemindaian barcode, data langsung masuk ke database operator kapal, membentuk manifest final yang dilaporkan ke regulator untuk penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Ketertiban data manifest menjadi tanggung jawab bersama regulator, operator, perusahaan angkutan, dan penumpang.

Langkah ASDP ini selaras dengan berbagai regulasi keselamatan, termasuk PM Tahun 2012 tentang Manajemen Keselamatan Kapal, PM 25 Tahun 2016 tentang Daftar Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan, PM 28 Tahun 2016 tentang Kewajiban Penumpang Memiliki Tiket, PM 30 Tahun 2016 tentang Kewajiban Pengikatan Kendaraan, dan PM 103 Tahun 2017 tentang Pengaturan Pengendalian Kendaraan.

Sebagai tambahan, ASDP membuka jalur khusus untuk pengguna jasa yang belum memiliki tiket atau datang di luar jadwal. Inovasi ini diharapkan mengurangi antrean, terutama menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Efektivitas perbaikan ini terlihat pada peningkatan tingkat kesesuaian data manifest di Cabang Merak. Pada September 2025, tingkat kesesuaian mencapai 100%, naik signifikan dari 69% pada Juli 2025. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi inovasi digital, disiplin pengguna jasa, dan dukungan operator kapal.

ASDP akan terus berinovasi dan mengingatkan pengguna jasa untuk mengisi data dengan akurat. Kedisiplinan sejak awal akan mempercepat proses *boarding* dan memastikan validitas asuransi jika terjadi hal yang tidak diinginkan. “Selanjutnya, ASDP akan terus menghadirkan inovasi dan mengingatkan pengguna jasa agar konsisten mengisi data sesuai identitas. Kedisiplinan sejak awal akan memudahkan proses boarding, mempercepat pelayanan, serta memastikan validitas jaminan asuransi bila terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutup Shelvy.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang