Jasa Marga Bebaskan Tol Saat Demo Ricuh: Rahasia di Balik Keputusan Mengejutkan Itu?

26 Agustus 2025, 08:01 WIB

Jalan Tol Dalam Kota Gratis! Aksi Demo Sebabkan Penutupan Sementara

Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR pada Senin (25/8) berdampak signifikan pada lalu lintas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Kemacetan parah memaksa PT Jasa Marga untuk mengambil langkah cepat guna mengurai kepadatan. Keputusan ini berujung pada pembebasan tarif tol di sejumlah gerbang.

Pembebasan tarif diberlakukan di Gerbang Tol (GT) Semanggi 1, Semanggi 2, dan Kuningan 2. Langkah ini dikonfirmasi oleh Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti Rakhmanto. Beliau menjelaskan bahwa pembebasan tarif bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dan meringankan kemacetan akibat demonstrasi.

“Untuk mengantisipasi peningkatan volume dan mengurai kepadatan lalu lintas seiring imbas gelaran aksi unjuk rasa oleh masyarakat di sekitar Gedung DPR/MPR Ruas Tol Dalam Kota, Jasa Marga berlakukan Pembebasan Tarif Tol di beberapa Gerbang Tol,” jelas Ginanjar.

Pembebasan tarif di GT Semanggi 2 berakhir pukul 20.49 WIB. Sementara di GT Kuningan 2 berlaku pukul 18.52 WIB hingga 19.22 WIB, dan di GT Semanggi 1 pada pukul 19.47 hingga 20.17 WIB.

“Pembebasan tarif ini berlaku sementara waktu untuk membantu mengurai kepadatan antrean imbas aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR sejak pagi hari,” tambah Ginanjar.

Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan tol. Kondisi lalu lintas di Jalan Tol Dalam Kota dilaporkan mulai normal kembali sekitar pukul 21.00 WIB.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama aksi unjuk rasa berlangsung. Terpantau pada pukul 21.00 WIB, lalu lintas sudah terurai secara bertahap dan berangsur kembali normal,” pungkas Ginanjar.

Massa aksi yang berdemonstrasi sejak pukul 10.00 WIB menyebabkan kemacetan di akses keluar Tol Senayan menuju DPR/MPR. Situasi sempat memanas sekitar pukul 12.55 WIB ketika massa memasuki Jalan Tol. Namun, polisi berhasil mengendalikan situasi dan jalan tol kembali dibuka pukul 13.05 WIB.

Ketegangan kembali muncul sore harinya, tepatnya pukul 17.00 WIB, saat massa kembali memasuki Jalan Tol Dalam Kota di KM 07+400. Kepolisian pun melakukan rekayasa lalu lintas mulai pukul 17.15 WIB. Pengguna jalan menuju Slipi dialihkan melalui off ramp KM 05+000, sedangkan pengguna jalan menuju Cawang dialihkan melalui off ramp KM 12+500. Rekayasa ini dilakukan untuk menghindari kemacetan yang lebih parah dan menjamin keselamatan pengguna jalan tol. Situasi akhirnya mereda dan kembali normal pada malam harinya.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang