Uji Coba Kereta Api Petani-Pedagang: Kapan Tarifnya Resmi Diumumkan?

20 Agustus 2025, 19:07 WIB

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengumumkan inovasi terbaru perusahaan berupa kereta api khusus petani dan pedagang. Saat ini, kereta tersebut masih dalam tahap uji coba dinamis, sehingga tarif belum ditentukan. Keputusan mengenai tarif akan diambil setelah evaluasi hasil uji coba.

Bobby menjelaskan bahwa tujuan utama kereta ini adalah untuk membantu petani dan pedagang mengangkut hasil panen dan dagangan mereka dengan lebih efisien. Ia berharap inovasi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan perdagangan. “Itu sekarang kita sedang *dynamic trial*. Kami akan lihat *feedback*-nya sehingga kami akan menentukan nilai keekonomiannya,” ungkap Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI.

Kereta khusus petani dan pedagang ini terinspirasi dari kereta api “Slow Train” di Tiongkok. Namun, desain kereta yang sedang diuji coba di Surabaya merupakan hasil karya Balai Yasa Surabaya Gubeng. Walaupun terinspirasi dari Tiongkok, desainnya telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di Indonesia.

Dalam sebuah video promosi, KAI memperlihatkan kereta berwarna hijau dengan siluet bulir padi putih. Desain interiornya pun berbeda dengan kereta di Tiongkok. Kursi diatur berhadapan, menciptakan ruang tengah yang lebih luas. Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses bagi penumpang yang membawa barang bawaan dalam jumlah banyak.

Selain itu, beberapa modifikasi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas. Pintu bordes diperlebar, sekat partisi dihilangkan, dan kapasitas kursi disesuaikan. Toilet dan rak bagasi tetap tersedia. Pada tahap pertama, uji coba statis dan dinamis telah dilakukan di rute Surabaya-Lamongan.

Setelah uji coba di Surabaya-Lamongan, kereta akan melalui proses sertifikasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Hal ini bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum kereta dioperasikan secara resmi di wilayah Daop 8 Surabaya. Inovasi ini sejalan dengan arahan Presiden RI dan merupakan bagian dari target jangka panjang KAI.

Inisiatif KAI ini patut diapresiasi. Mempermudah akses transportasi bagi petani dan pedagang dapat berdampak positif pada perekonomian lokal dan nasional. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain tarif yang kompetitif, rute yang strategis, dan ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai.

Ketersediaan fasilitas pendukung seperti stasiun yang memiliki akses mudah bagi petani dan pedagang dengan kendaraan pengangkut hasil pertanian juga akan menjadi faktor penting. Selain itu, proses edukasi kepada petani dan pedagang mengenai penggunaan kereta api ini juga perlu dilakukan agar program ini dapat diterima dan digunakan secara efektif. KAI perlu memastikan adanya sosialisasi yang intensif agar para petani dan pedagang memahami prosedur dan keuntungan menggunakan moda transportasi ini.

Keberhasilan program ini juga akan bergantung pada ketepatan waktu dan efisiensi layanan. Petani dan pedagang perlu diyakinkan bahwa menggunakan kereta api akan lebih cepat, aman, dan hemat dibandingkan dengan moda transportasi lain yang selama ini mereka gunakan. Jika semua faktor ini dapat dikelola dengan baik, kereta api khusus petani dan pedagang ini berpotensi besar untuk menjadi solusi transportasi yang efektif dan meningkatkan kesejahteraan para petani dan pedagang di Indonesia.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang