Bupati Ilham Lawidu Siap Temui Mendagri dan Mendikbud, Perjuangkan Asrama Permanen Mahasiswa Tojo Una-Una di Gorontalo

Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu Saat Diskusi bersama Mahasiswa Tojo Una-Una di Gorontalo, Rabu (16/07/2025) (Foto: Istimewa).

Gorontalo – Bupati Kabupaten , , menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan permanen bagi di Gorontalo. Dalam kunjungan silaturahminya ke Sekretariat Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (IPMITU) di Gorontalo, Rabu (16/07/2025), Ilham menyatakan bahwa ia akan menemui langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Pendidikan guna mendapatkan izin resmi.

“Saya akan ketemu dengan Mendagri, saya akan ketemu dengan Menteri Pendidikan untuk ini (). Kalau mereka keluarkan selembar kertas untuk memberikan izin kepada kami pemerintah daerah, pasti akan kami lakukan,” tegas Ilham di hadapan puluhan mahasiswa.

Hingga kini, pembangunan permanen di luar wilayah Provinsi Sulawesi Tengah masih terkendala regulasi pusat yang belum memberikan akses bagi pemerintah daerah untuk membeli tanah di luar provinsinya.

“Karena aturannya untuk membeli tanah sampai hari ini belum dibukakan akses oleh pemerintah pusat, ya kita bakontrak dulu sambil regulasinya kita menunggu regulasinya untuk berubah,” jelasnya.

Ilham menekankan bahwa perjuangannya menghadirkan asrama mahasiswa bukan baru kali ini saja. Sejak masih menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD hingga menjadi Wakil Bupati, aspirasi itu terus diupayakan.

“Masih menjabat sebagai anggota DPRD sebagai Ketua Komisi I, saya sudah berjuang bagaimana di Gorontalo ini hadir asrama yang besar dan layak. Di jabatan Wakil Bupati selama 4 tahun, itu juga saya lakukan. Apalagi hari ini, jabatan saya Bupati,” tambahnya.

Sambil menunggu kejelasan regulasi, Ilham meminta mahasiswa untuk mencari tempat tinggal yang lebih baik dan memastikan bahwa pemerintah siap menanggung biaya sewanya.

“Insya Allah kalau kami dapat jalan, selesailah urusan di sini. Sehingga untuk mengobati itu, saya sarankan tadi itu: cari tempat yang lebih baik, yang lebih bagus. Adik-adik di sini yang tentukan di mana, berapapun biaya kontrakannya per tahun, itu clear sudah,” ungkapnya.

Menurut Ilham, dukungan terhadap mahasiswa bukan hanya bentuk perhatian sebagai kepala daerah, tetapi juga nilai amal jariyah yang berdampak panjang.

“Biaya, uang itu kecil. Saya keluarkan untuk beasiswa, suntuk sekolah semester adik-adik mahasiswa berapapun saya keluarkan. Untuk beli pakaian gratisnya SD, SMP, saya keluarkan. Apalagi cuma dalam bentuk asrama. Dan saya tahu itu manfaatnya untuk saya dengan Sang Khalik. Karena itu aset yang tidak akan pernah putus amal jariyahnya. Cuma lagi-lagi itu aturan saja, sehingganya butuh waktu.”

Kunjungan Bupati ke sekretariat IPMITU ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa aspirasi mahasiswa tetap menjadi perhatian serius, dengan upaya konkret yang akan dibawa hingga ke tingkat kementerian.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang