PENADATA.COM, Gorontalo – 15 Mei 2024 KPU Provinsi Gorontalo mengadakan Rapat Evaluasi Indeks Partisipasi Pemilu di UTC Damhil Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kota Gorontalo. Acara ini dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Boalemo, Yulius Steven Silingade, dan Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Tutirosmidawatie Goi, bersama perwakilan KPU Kabupaten/Kota lainnya.
Rapat ini resmi dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Gorontalo Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Opan Hamsah. Dalam sambutannya, Opan menekankan pentingnya evaluasi ini untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa depan.
“Evaluasi ini adalah langkah penting untuk memahami kendala dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Dengan data dan analisis yang tepat, kita dapat merumuskan strategi yang lebih efektif,” ujarnya.
Risan Pakaya, Anggota KPU Provinsi Gorontalo lainnya, turut mengapresiasi kehadiran dan partisipasi aktif dari seluruh peserta rapat.
“Partisipasi aktif dari rekan-rekan di KPU Kabupaten/Kota sangat berarti untuk keberhasilan evaluasi ini. Kami berharap dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Provinsi Gorontalo,” kata Risan.
Rapat ini menghadirkan dua pemateri utama: M. Adnan Maghribbi, Peneliti dari Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, yang memaparkan hasil penelitian terkait partisipasi pemilih di berbagai daerah, dan Denny Siallagan Saputra, Tenaga Ahli Setjen KPU RI, yang memberikan wawasan tentang strategi peningkatan partisipasi pemilih berdasarkan pengalaman dan kebijakan nasional.
Peserta rapat terdiri dari Anggota KPU Kabupaten/Kota yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, serta Admin/Operator Sistem Informasi Partisipasi Masyarakat (SIPARMAS).
Diharapkan, rapat ini menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan menjadi acuan bagi KPU Provinsi Gorontalo dalam menyusun program kerja selanjutnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu mendatang.







