Raja Carabao Cup! Bongkar Rahasia Gol-Gol Man City di 6 Final Terakhir: Siapa Dalangnya?

Manchester City telah lama menjelma menjadi raksasa yang menakutkan di kancah sepak bola Inggris, bahkan Eropa. Namun, ada satu kompetisi di mana dominasi mereka terasa begitu absolut: , atau yang kini dikenal sebagai .

Sejak era akuisisi Sheikh Mansour, The Citizens tak hanya berinvestasi pada bintang lapangan, tetapi juga membangun sebuah mentalitas juara yang tak tertandingi. Mereka kerap kali menunjukkan kelasnya, terutama saat mencapai fase krusial seperti babak final.

Tak mengherankan jika City sering disebut sebagai “Raja ” karena rekor mereka yang fenomenal. Mari kita selami lebih dalam rekam jejak mereka, khususnya daftar para pahlawan di enam final terakhir yang telah mereka ikuti dan menangkan.

Mengukir Sejarah: Enam Final Piala Liga Terakhir Man City

Perjalanan di final Piala Liga dalam beberapa tahun terakhir adalah kisah dominasi yang mengesankan. Mereka tidak hanya mencapai final secara konsisten, tetapi juga seringkali berhasil membawa pulang trofi dengan performa yang meyakinkan.

Setiap final memiliki cerita tersendiri, dengan para yang menjadi pahlawan di momen krusial. Ini menunjukkan kedalaman skuad dan kemampuan tim untuk menghasilkan gol dari berbagai sumber.

Final 2014: Man City vs Sunderland (3-1)

Ini adalah awal dari era dominasi modern City di Piala Liga. Setelah tertinggal lebih dulu oleh gol Fabio Borini, City menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dalam waktu singkat.

Gol-gol penyeimbang yang indah dari Yaya Toure dan Samir Nasri di babak kedua mengubah jalannya pertandingan. Diikuti oleh gol telat Jesus Navas yang memastikan kemenangan dan trofi pertama di bawah asuhan Manuel Pellegrini.

  • Yaya Toure (55′)
  • Samir Nasri (56′)
  • Jesus Navas (90′)

Final 2016: Man City vs Liverpool (1-1, penalti 3-1)

Pertandingan dramatis ini menunjukkan ketangguhan City dalam adu penalti, sebuah skenario yang selalu menguji mentalitas tim. Gol di waktu normal saja tidak cukup, sehingga keberanian di titik putih sangat dibutuhkan.

Gol pembuka dari Fernandinho di menit ke-49 sempat membawa keunggulan, namun Philippe Coutinho berhasil menyamakan kedudukan untuk Liverpool. Kiper Willy Caballero menjadi pahlawan di babak adu penalti dengan tiga penyelamatan gemilang.

  • Fernandinho (49′)

Final 2018: Man City vs Arsenal (3-0)

Di bawah asuhan , City menunjukkan dominasi penuh di Wembley dalam final ini. Ini adalah salah satu final yang paling meyakinkan dan menjadi trofi pertama Pep di Inggris.

Gol khas Sergio Aguero di babak pertama membuka keran gol, disusul oleh gol kapten Vincent Kompany dan David Silva di paruh kedua. Sebuah performa yang sangat komprehensif, menampilkan gaya total football ala Guardiola.

Halaman Selanjutnya :Final 2019: Man City vs Chelsea (0-0, penalti 4-3)
Komentar
maks. 1000 karakter

    Jadilah yang pertama berkomentar.