Pada Sabtu malam, 22 Februari 2026, New York City diselimuti badai salju dahsyat. Kondisi cuaca ini mengingatkan Jennifer Lopez pada momen istimewa 18 tahun lalu, ketika di tengah badai salju yang serupa, ia menyambut kelahiran anak kembarnya, Emme dan Max.
Penyanyi sekaligus aktris ternama itu membagikan pesan penuh kasih untuk perayaan ulang tahun ke-18 buah hatinya melalui unggahan video montase di Instagram. Melalui unggahan tersebut, Lopez tak lupa menyertakan foto dirinya sedang menggendong bayi kembarnya yang lahir pada 2008.
Dalam video yang diiringi lagu “18” dari One Direction, Lopez mengenang momen kelahiran anak kembarnya. Ia menyebut Emme dan Max sebagai “coconuts” kesayangannya, yang lahir di tengah badai salju terbesar dan terindah yang pernah melanda New York dalam beberapa tahun terakhir.
Lopez mengaku, saat berada di dalam mobil sesaat sebelum melahirkan, ia memandangi dunia luar yang berkilauan tertutup salju putih. Ia merasakan keajaiban tersendiri saat itu, seolah Tuhan memastikan anak-anaknya hadir ke dunia yang penuh keajaiban. Sejak momen itu, ia yakin hidup mereka akan selalu dipenuhi cahaya.
Saat menggendong Emme dan Max sebagai bayi, Lopez merasa seperti memeluk dua malaikat yang dikirim langsung dari surga. Ia mengungkapkan rasa takjubnya melihat kedua anaknya kini telah berusia 18 tahun dan tumbuh menjadi pribadi yang baik hati, dermawan, serta penuh kasih.
Video montase tersebut menampilkan perjalanan tumbuh kembang Emme dan Max, mulai dari momen tawa, pelukan hangat bersama sang ibu, hingga penampilan mereka di belakang panggung dan di atas panggung konser.
Lopez berpendapat bahwa dunia sangat beruntung memiliki Emme dan Max, yang lahir dengan bakat, semangat, dan hati yang mampu membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa cinta dan kebersamaan mereka bertiga akan selalu menjadi pegangan, bahkan di tengah badai kehidupan sekalipun.
“Anak-anakku telah memberiku arah baru dan mengubah segalanya,” ungkap Lopez dalam pesannya.







