Rabu Dini Hari, Rahasia Proyek Infrastruktur Jumbo Terungkap?

4 September 2025, 13:16 WIB

**Kerusuhan Akhir Pekan Lalu Rusak Fasilitas Umum, Pemerintah Siapkan Rp900 Miliar!**

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menggelar pertemuan darurat dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya hingga dini hari Senin (1/9/2025). Pertemuan tersebut membahas perbaikan fasilitas umum (fasum) yang rusak akibat aksi massa akhir pekan lalu. Prioritas utama perbaikan difokuskan pada fasilitas publik yang vital bagi masyarakat.

Perbaikan fasilitas umum pasca kerusuhan menjadi fokus utama pemerintah. Dody Hanggodo menjelaskan pertemuan dengan Seskab berlangsung hingga pukul 02.00 WIB. Hasilnya, sejumlah titik kerusakan akan segera diperbaiki secara prioritas.

“Kami diskusi hingga pagi membahas titik-titik mana yang harus diprioritaskan untuk segera diperbaiki,” ujar Dody saat meninjau Gerbang Tol (GT) Pejompongan, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Gerbang tol dan halte TransJakarta menjadi fokus utama perbaikan. Tujuh gerbang tol dilaporkan terbakar dalam kerusuhan tersebut. Dody menekankan pentingnya perbaikan fasilitas yang digunakan masyarakat setiap hari.

“Gerbang tol dan halte jadi perhatian utama karena fasilitas itu dilewati masyarakat setiap hari,” tegasnya.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembangunan kembali seluruh fasilitas dan gedung yang terbakar. Namun, Dody mengakui proses perbaikan, terutama pembangunan ulang, membutuhkan waktu yang cukup lama.

GT Pejompongan mengalami kerusakan terparah. “Gerbang ini dua kali dibakar. Jumat malam sudah diperbaiki sementara oleh Jasa Marga, tapi Sabtu malam kembali dibakar. Selain itu, server dan CCTV juga dicuri,” ungkap Dody.

Kerusakan di GT Pejompongan cukup parah, meliputi kerusakan fisik hingga pencurian server dan CCTV. Perbaikan fasilitas ini menjadi urgen mengingat fungsinya yang vital bagi mobilitas masyarakat.

Kementerian PU menyiapkan dana darurat Rp900 miliar untuk memperbaiki fasum dan gedung pemerintahan yang terdampak. Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) menanggung seluruh biaya perbaikan tujuh gerbang tol yang rusak, diperkirakan mencapai Rp80 miliar.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang