Jakarta – Seorang wanita bernama Anjani Risa membagikan pengalamannya mengalami radang amandel sampai harus menjalani operasi. Melalui akun TikTok @anjanirisa, Anjani bercerita dari awal gejala yang dialami hingga menjalani prosedur operasi.
“Awalnya karena sering minum es sachet seperti teh S**r* gula batu atau P*p *ce setiap pulang sekolah, pokoknya es ataupun makanan yang manis-manis itu saya suka makan. Kalau es hampir tiap hari selalu minum,” kata Anjani ketika dihubungi detikcom, Selasa (17/1/2023).

Ketika SMA, ia mulai merasakan gejala, seperti batuk setelah minum es atau makan makanan manis. Batuk juga terjadi ketika ia terpapar udara dingin.

Anjani lalu mulai mengalami radang dan pembengkakan. Pada akhirnya, ia memutuskan berobat ke dokter THT setelah tujuh tahun gejalanya tak kunjung membaik bahkan sudah mengganggu keseharian, tepatnya pada 2022.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Waktu itu dokter bilang amandel saya besar banget. Sudah T4 (paling besar) harus dioperasi dan kalaupun konsumsi obat-obatan juga nggak akan sembuh jadi harus tetap dioperasi,” ungkap Anjani.

Pasca operasi, Anjani merasa tenggorokannya sakit. Ia tidak bisa bersuara, merasa tenggorokan penuh dengan dahak dan mengeluarkan air liur terus-menerus selama lima hari. Ia hanya dibolehkan minum susu dingin dan air putih oleh perawat agar lukanya cepat kering.


Heboh Kuliner Nasi Minyak, Efeknya ke Jantung Bisa Seserius Ini
“Selama penyembuhan saya cuman minum air es biar lukanya cepat kering dan makan bubur saja. Pantangan makan nggak boleh makan pedas, berminyak, panas, dan bertekstur kasar,” terangnya. Dua minggu setelah operasi, kesehatan Anjani berangsur pulih dan tetap sehat hingga saat ini.

Menanggapi hal tersebut, dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan dari RS Primaya Depok dr Ahmad Wahyudin SpTHT menjelaskan air es atau minuman manis sebenarnya bukan penyebab utama peradangan tenggorokan dan amandel. Namun, konsumsi minuman tersebut dapat memperberat peradangan.

“Peradangan pada tenggorokan dan amandel atau disebut dengan tonsilofaringitis biasanya disebabkan oleh virus, bakteri atau bisa juga karena alergi,” jelas dr Ahmad ketika dihubungi detikcom, Kamis (19/1/2023).

Jenis virus penyebab peradangan ini seperti haemophilus influenzae, corona virus, atau virus lainnya. Sementara itu, bakteri yang menyebabkan radang amandel masuk ke dalam golongan streptococcus.

“Jika sering minum minuman manis lalu radang, bisa jadi sebelumnya sudah terinfeksi bakteri atau virus tapi tidak sadar,” tambah dr Ahmad.