Scroll untuk baca artikel
News

Update Korban Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal: 1 Orang Meninggal, 23 Dirujuk ke Tangsel

×

Update Korban Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal: 1 Orang Meninggal, 23 Dirujuk ke Tangsel

Sebarkan artikel ini

Berikut jumlah terkini korban kecelakaan bus pariwisata di kawasan objek wisata Pemandian Air Panas Guci Tegal, Jawa Tengah.

Bus rombongan ziarah asal Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, terjun ke jurang di jalur Objek Wisata Guci pada Minggu (7/5/2023) sekira pukul 08.30 WIB.

ADVERTISMENT
SCROLL KEBAWAH UNTUK LIHAT KONTEN

Bus pariwisata tersebut bernama Bus Duta Wisata dengan nomor polisi B 7260 OGA.

Kapolres Tegal, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, menjelaskan kecelakaan tersebut mengakibatkan 35 orang mengalami luka ringan dan 1 orang luka berat.

Sementara itu, 1 orang dinyatakan meninggal dunia.

Identitas korban meninggal dunia yakni Maja bin Hisyam (60), pekerjaan buruh, dan asal Kota Tangerang Selatan.

“Adapun yang meninggal dunia ini sempat dilakukan perawatan di puskesmas.”

“Namun tidak tertolong sehingga korban meninggal dunia di puskesmas,” ujar Sajarod, Minggu 7/5/ 2023.

Pemkot Tangsel Rilis Daftar Korban

Berikut daftar korban yang dirilis secara resmi oleh Pemkot Tangerang Selatan pada Minggu malam.

Sebanyak 13 korban dirawat di Puskesmas setempat.

Dari 13 korban yang dirawat, 12 di antaranya merupakan warga Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Inilah nama korban yang dirawat di Puskesmas Bumijawa

1.Maryani (48), perempuan
2.Dala (56), perempuan
3.Buang (60), laki-laki

4.Lianti (41), perempuan
5.Suherman Belani (42), laki-laki
6.Mizan (60), laki-laki
7.Madali (60), laki-laki
8.Maariyah (50), perempuan
9.Tiamah (55), perempuan
10.Sapurah (55), perempuan
11.Mamah (58), perempuan
12.Mamih (55), perempuan

Sementara itu, korban yang dirawat di Puskesmas Bumijawa yang bukan warga Serpong Utara bernama Wasir (35) merupakan warga Tegal.

23 Korban Dipindah ke Tangerang Selatan

Diberitakan TribunJateng.com, total ada 23 korban kecelakaan bus pariwisata di kawasan objek wisata Pemandian Air Panas Guci Tegal yang dibawa menuju Tangerang Selatan.

Berikut korban yang dirujuk ke RSU Tangerang Selatan:

1.Eka, diantar menggunakan ambulans RSU Tangsel
2.Sapuroh
3.Yanti Sofia, diantar menggunakan ambulans RSU Serpong Utara

4.Sean, diantar menggunakan ambulans RSU Pondok Aren
5.Manah
6.Buang, diantar menggunakan ambulans Puskesmas Pondok Aren
7.Iyoh
8.Maryanah
9.Nurhasan
10.Sahrini
11.Tiamah

Selanjutnya, berikut korban yang dirujuk ke RSUD Serpong Utara:

1.Bu Mar
2.Aqila
3.Rikal

4.Namih
5.Murnih
6.Dalah
7.Eni
8.Namah
9.Encit
10.Mardalih
11.Mernah
12.Kahoy

2 Korban Masih Kritis

Berdasarkan keterangan dari pihak RSUD dr Soeselo Slawi Kabupaten Tegal, kondisi dua korban kecelakaan bus itu masih kritis.

Sehingga, pada Minggu petang, korban tersebut masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.

“Dua korban luka informasinya masih kritis dan ditangani di ICU,” ungkapnya di RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu, masih dari TribunJateng.com.

Ia menegaskan, pihaknya telah menyiapkan 29 ambulans bagi korban luka yang sudah diperbolehkan pulang.

“Semua sedang ditangani baik luka ringan maupun berat.”

“Kami serahkan ke tim dokter di sini.”

“Kalau memang direkomendasi dan bisa dibawa pulang, kami sudah siapkan 29 ambulans.”

“Namun ketika rekomendasinya harus ditangani di sini, kami serahkan ke tim dokter di sini,” terang Benyamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerja Sama Pengelolaan Dana dan Asuransi Peserta Dana Pensiun
Bisnis

Jakarta, 5 Desember 2023 – Dana Pensiun LembagaKeuangan (DPLK) Syariah Muamalat menjalin kerja samapengelolaan dana kompensasi pasca kerja dan asuransi pesertadana pensiun dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan PT AsuransiTakaful Keluarga. Pelaksana Tugas Pengurus Utama DPLK Syariah MuamalatKadar Budiman mengatakan, kerja sama ini adalah bentuksinergi antara DPLK Syariah Muamalat dengan Bank Muamalat sebagai pendiri, BPKH sebagai Pemegang SahamPengendali (PSP) Bank Muamalat dan sekaligus memperkayafitur produk DPLK Syariah Muamalat dengan cover asuransijiwa peserta dana pensiun….