Kabar kurang menyenangkan datang dari Camp Nou. Barcelona dipastikan harus kehilangan salah satu winger andalannya, Raphinha, untuk waktu yang tidak sebentar akibat cedera saat membela tim nasional Brasil.
Absennya pemain kunci tentu menjadi pukulan telak bagi setiap klub, terutama di tengah ketatnya persaingan liga dan kompetisi Eropa. Namun, di balik musibah cedera ini, ada secercah harapan finansial bagi Blaugrana.
Tahukah Anda bahwa FIFA memiliki program khusus yang dirancang untuk melindungi klub dari kerugian finansial akibat cedera pemain saat tugas internasional? Ya, Barcelona berhak mendapatkan kompensasi!
Bintang Barca Cedera, Siapa yang Menanggung Rugi?
Raphinha mengalami cedera paha saat bertugas membela timnas Brasil dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Cedera seperti ini seringkali memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang, berpotensi hingga beberapa minggu.
Kehilangan Raphinha jelas mengurangi opsi serangan Xavi Hernandez dan bisa berdampak pada performa tim. Namun, beruntungnya, klub tidak sendirian menanggung beban gaji dan biaya pemulihan sang pemain.
Di sinilah peran penting FIFA Club Protection Programme atau Program Perlindungan Klub FIFA. Program ini adalah jaring pengaman finansial yang sangat vital bagi klub-klub sepak bola di seluruh dunia.
Mengenal Lebih Dekat Program Perlindungan Klub FIFA
Apa Itu Program Ini?
FIFA Club Protection Programme adalah inisiatif FIFA yang bertujuan untuk memberikan kompensasi kepada klub ketika pemain mereka mengalami cedera saat membela tim nasional dalam pertandingan atau sesi latihan resmi FIFA.
Program ini dirancang untuk meringankan beban finansial yang ditanggung klub, seperti biaya gaji pemain dan biaya medis, selama periode pemulihan pemain yang cedera.
Mulai diperkenalkan setelah Piala Dunia 2010, program ini menjadi respons FIFA atas kekhawatiran klub-klub yang sering kehilangan pemain kunci dan menanggung kerugian tanpa adanya kompensasi dari federasi.
