Mahmoud Eid Gagal Pulang: Faktor Krusial Terungkap di Baliknya

6 Juni 2025, 17:02 WIB

Mimpi Bonek melihat Mahmoud Eid kembali berseragam Persebaya Surabaya musim depan akhirnya kandas. Meskipun berbagai indikasi sempat menguatkan spekulasi kepulangannya, manajemen Persebaya memutuskan untuk tidak merekrut pemain asal Palestina tersebut. Keputusan ini tentu mengecewakan banyak pendukung setia Green Force.

Beberapa akun media sosial, terutama yang fokus pada bursa transfer pemain, sempat menyebarkan sinyal kuat kembalinya Mahmoud Eid. Salah satu akun, misalnya, mengunggah beberapa petunjuk yang mengarah pada sang pemain. Perubahan foto profil Instagram Eid menjadi salah satu indikasi yang paling mencolok.

Petunjuk lain muncul dari postingan yang menyebutkan Persebaya akan merekrut pemain asing yang pernah bermain di Liga 1 2019/2020. Nama Mahmoud Eid langsung dikaitkan karena pernah membela Persebaya pada musim tersebut. Puncaknya, saat Mahmoud Eid resmi berpisah dengan klubnya di Thailand, True Bangkok United, semakin menguatkan spekulasi kepulangannya.

Faktor Penghambat Kepulangan Mahmoud Eid

Namun, harapan tersebut sirna karena kebijakan transfer pemain asing Persebaya. Manajemen telah memperpanjang kontrak lima pemain asing musim lalu: Francisco Rivera, Bruno Moreira, Dejan Tumbas, Flavio Silva, dan Dime Dimov. Ini langsung mengurangi kuota pemain asing yang tersedia.

Selain itu, Persebaya juga telah merekrut dua pemain asing baru, yaitu Gali Freitas dari Timor Leste dan Risto Mitrevski dari Makedonia. Dengan tujuh slot pemain asing telah terisi, hanya tersisa satu kuota. Peluang Mahmoud Eid pun menjadi sangat tipis.

Situasi ini memaksa Persebaya untuk memprioritaskan pemain asing lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan tim. Posisi winger, yang biasanya ditempati Eid, tampaknya sudah terisi penuh dengan pemain yang lebih sesuai dengan strategi pelatih. Manajemen memilih fokus memperkuat lini tengah.

Munculnya Kandidat Baru: Pablo Ganet

Sebagai gantinya, beredar kabar bahwa Persebaya tengah melirik Pablo Ganet, gelandang asal Guinea Khatulistiwa yang juga memiliki paspor Spanyol. Ganet saat ini bermain untuk Merida AD di kasta ketiga Liga Spanyol dan kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2025.

Ganet memiliki pengalaman bermain di berbagai liga, termasuk Liga Kuwait dan Liga Oman. Pengalamannya di berbagai level kompetisi, dianggap sebagai aset berharga bagi Persebaya. Kualitasnya yang dinilai mampu mengangkat performa lini tengah, menjadi pertimbangan utama manajemen.

Catatan penampilan Ganet bersama Merida AD musim lalu juga cukup impresif: 32 pertandingan dan 3 assist dalam 1776 menit bermain. Hal ini semakin memperkuat peluangnya untuk bergabung dengan Persebaya.

Dampak Bagi Bonek dan Masa Depan Persebaya

Kegagalan Mahmoud Eid kembali ke Persebaya tentu mengecewakan banyak Bonek. Mahmoud Eid, yang pernah menjadi idola di musim 2019/2020, harus kembali mengubur mimpinya bermain di Stadion Gelora Bung Tomo.

Namun, Bonek diharapkan tetap mendukung Persebaya dengan penuh semangat. Fokus kini beralih ke rumor kedatangan Pablo Ganet sebagai rekrutan asing kedelapan. Jika transfer ini terlaksana, skuad asing Persebaya akan lengkap untuk musim depan. Harapan untuk tampil lebih kompetitif di Liga 1 2025/2026 tetap terbuka lebar.

Keputusan manajemen Persebaya untuk tidak merekrut Mahmoud Eid merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional. Meskipun keputusan ini mengecewakan sebagian suporter, fokus utama tetap pada kesuksesan tim di musim depan.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang