Pertandingan puncak cabang olahraga bola voli putra SEA Games 2025 yang dinanti-nantikan akhirnya usai. Timnas Voli Putra Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dalam laga final yang sengit dan melelahkan.
Berlangsung di Indoor Stadium Huamark, Jumat malam, skuad Merah Putih harus puas dengan raihan medali perak setelah menyerah dengan skor tipis 2-3. Kekalahan ini sekaligus menghentikan ambisi Indonesia untuk mempertahankan dominasi emas di kancah Asia Tenggara.
Ringkasan Pertandingan
- Timnas Voli Putra Indonesia meraih medali perak SEA Games 2025 usai kalah dari Thailand.
- Kekalahan dramatis 2-3 dialami Indonesia dalam laga final di Indoor Stadium Huamark.
- Thailand resmi memutus rekor juara tiga kali beruntun yang sebelumnya dipegang tim Indonesia.
Awal Pertandingan: Set Pertama yang Sengit
Thailand langsung menunjukkan dominasinya dengan mencuri keunggulan dua angka di awal set pertama. Namun, Indonesia tidak menyerah begitu saja. Skuad Merah Putih memberikan perlawanan sengit, bahkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Momentum ini tercipta berkat kesalahan pemain lawan dan servis memukau dari Tedi Oka Syahputra. Pertandingan berlangsung ketat dengan saling kejar poin hingga skor imbang 5-5 di pertengahan set. Dukungan penuh suporter tuan rumah memberikan energi tambahan bagi Thailand untuk memimpin 8-5.
Upaya Mengejar Ketertinggalan
Timnas Indonesia terus berjuang keras untuk memperkecil ketertinggalan. Usaha keras mereka membuahkan hasil, dengan Hendra Kurniawan menunjukkan kelasnya melalui smes tajam yang mendekatkan skor menjadi 11-12.
Tekanan dari tim Merah Putih semakin terasa ketika Fahry Septian Putratama berhasil mencetak poin melalui serangan dari lini belakang. Namun, Thailand tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Hasil Akhir Pertandingan
Pertandingan final berlangsung sangat ketat. Skor akhir menunjukkan angka (20-25, 25-16, 23-25, 25-23, 11-14) untuk keunggulan Thailand.







