Selain itu, Thiaw juga menyoroti transisi generasi yang berjalan mulus di skuad Portugal. Mereka berhasil memadukan pengalaman para veteran dengan energi dan potensi besar dari para pemain muda, menciptakan keseimbangan yang sempurna di lapangan hijau.
Bukan Prancis atau Spanyol: Perspektif Berbeda Senegal
Pernyataan Thiaw yang mengecualikan Prancis dan Spanyol bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, meskipun kedua negara tersebut memiliki sejarah gemilang dan skuad bertabur bintang, mereka mungkin memiliki beberapa kelemahan yang luput dari perhatian publik.
Prancis, dengan segudang talenta seperti Kylian Mbappé, seringkali dianggap sebagai favorit utama. Namun, Thiaw mungkin melihat adanya isu konsistensi atau ketergantungan pada beberapa individu kunci yang bisa dieksploitasi oleh lawan yang cerdik.
Sementara itu, Spanyol, yang dikenal dengan gaya tiki-taka mereka, terkadang dianggap terlalu prediktif atau kurang variatif dalam menghadapi lawan yang bertahan rapat. Thiaw mungkin menilai Portugal memiliki pendekatan yang lebih dinamis.
Ancaman Nyata untuk Piala Dunia 2026
Sebagai pelatih yang mengincar prestasi di Piala Dunia 2026, pandangan Thiaw terhadap Portugal tentu saja bukan sekadar pujian kosong. Ini adalah pengakuan akan potensi ancaman nyata yang bisa mereka hadapi jika bertemu di turnamen akbar tersebut.
Senegal sendiri adalah salah satu kekuatan sepak bola Afrika yang sedang naik daun, dengan ambisi besar untuk melangkah lebih jauh di kancah global. Analisis mendalam Thiaw terhadap rival potensial menunjukkan tingkat keseriusan persiapan mereka.
