Konon, Conte sendiri sangat merindukan atmosfer tim nasional dan tantangan untuk membawa negaranya kembali ke puncak. Keinginan untuk “pulang” dan menyelesaikan apa yang ia mulai di Euro 2016 bisa menjadi motivasi utamanya.
Faktor lain yang mungkin mempengaruhi adalah ketersediaan Conte yang saat ini tidak terikat kontrak dengan klub mana pun. Ini tentu mempermudah proses negosiasi, meskipun masalah gaji dan durasi kontrak akan menjadi poin krusial.
Pro dan Kontra Kembalinya Conte
Kembalinya Antonio Conte tentu akan membawa dampak besar, baik positif maupun negatif, yang perlu dipertimbangkan matang-matang. Beberapa poin yang menjadi pertimbangan:
Keunggulan:
- Disiplin dan Organisasi: Conte akan membawa kembali struktur dan kedisiplinan yang ketat.
- Motivasi Tinggi: Mampu membangkitkan semangat juang pemain.
- Pengalaman Sukses: Rekam jejak memenangkan gelar di level klub dan timnas.
- Taktik Jelas: Akan memberikan identitas permainan yang kokoh.
Kelemahan:
- Tuntutan Tinggi: Conte sering menuntut kontrol penuh dan investasi besar.
- Karakter Kuat: Potensi friksi dengan manajemen atau pemain jika ada perbedaan visi.
- Gaya Bermain: Beberapa kritik menganggap gaya bermainnya terlalu pragmatis atau defensif.
Jika Antonio Conte benar-benar kembali, ia akan menghadapi tekanan yang luar biasa besar. Ekspektasi publik Italia akan sangat tinggi, mengingat ia adalah sosok yang pernah membawa mereka tampil heroik di masa lalu.
Namun, dengan kapasitas dan pengalamannya, Conte memiliki semua modal untuk sekali lagi menjadi penyelamat bagi Gli Azzurri. Pertanyaan besarnya adalah, apakah FIGC siap memenuhi semua permintaannya demi kebangkitan sepak bola Italia?
Situasi ini patut ditunggu perkembangannya, karena keputusan ini akan sangat menentukan arah masa depan Timnas Italia di panggung internasional.
