**Sir Paul McCartney Buka Pameran Seni Bag One London, Mendadak Digerebek Polisi Malamnya Ada Apa?**

17 Januari 2026, 02:07 WIB

John Lennon Pernah Terjerat Kasus ‘Tak Senonoh’ Akibat Pameran Lukisannya

Sejarah mencatat, pada tanggal 15 Januari 1970, John Lennon, pentolan legendaris The Beatles, membuka sebuah pameran litograf yang diberi nama “Bag One” di Galeri Indica, London. Pameran ini menampilkan karya-karya personal yang dibuat Lennon sepanjang tahun 1969. Dalam lukisannya, Lennon dengan berani merekam momen-momen intim dalam hidupnya bersama Yoko Ono, mulai dari kebahagiaan pernikahan, kehangatan bulan madu, hingga aksi damai ikonik mereka di atas ranjang.

Namun, euforia pembukaan pameran tersebut tak bertahan lama. Baru berselang 24 jam, pihak kepolisian dari Obscene Publications Squad melakukan penggerebekan mendadak. Dari total 14 karya yang dipajang, delapan di antaranya terpaksa disita karena dianggap melanggar norma kesusilaan.

Penggerebekan dan Tuntutan Hukum

Karya-karya yang disita tersebut dianggap mengandung unsur eksplisit dan tidak senonoh. Lukisan-lukisan itu dibuat dengan gaya khas Lennon yang lugas dan tanpa tedeng aling-aling, menampilkan garis-garis sketsa sederhana yang merefleksikan kejujuran artistik.

Insiden penggerebekan ini berujung pada proses hukum. John Lennon didakwa atas tuduhan memamerkan materi yang dikategorikan sebagai “dewasa”.

Putusan Pengadilan dan Dampaknya

Pada bulan Oktober 1970, Lennon dinyatakan bersalah dalam kasus ini. Ia dijatuhi hukuman denda sebesar 100 poundsterling, ditambah dengan biaya pengadilan. Meskipun hukuman yang dijatuhkan tergolong ringan, kasus ini menjadi bukti nyata adanya benturan keras antara kebebasan berekspresi artistik pasca-The Beatles dengan peraturan kesusilaan yang berlaku di Inggris pada masa itu.

Alih-alih membuat Lennon gentar dan mengekang kreativitasnya, peristiwa ini justru semakin memperkuat keyakinannya. Lennon semakin mantap memegang prinsip bahwa seninya, termasuk musik yang ia ciptakan setelah hengkang dari The Beatles, tidak seharusnya dikontrol atau dimoderasi demi memenuhi selera umum.

Pameran “Bag One” kini dikenang bukan hanya sebagai sebuah gelaran seni biasa, melainkan sebagai simbol keberanian John Lennon dalam menyatukan aspek kehidupan pribadinya dengan ekspresi artistiknya secara tanpa kompromi. Karyanya menjadi representasi dari perjuangannya untuk kebebasan berekspresi yang otentik.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang