Kidung Swara Ungkap Era Emas Rolling Stones Dominasi Tangga Lagu Inggris Awal 1965

17 Januari 2026, 00:07 WIB

The Rolling Stones merilis album kedua mereka di Inggris pada 15 Januari 1965, berjudul “The Rolling Stones No. 2”. Album ini meraih kesuksesan komersial yang signifikan, mendominasi tangga album Inggris selama 37 minggu dan menempati posisi puncak selama 10 minggu. Rilisan ini menjadi salah satu album terlaris di Inggris sepanjang tahun 1965.

Secara musikal, “The Rolling Stones No. 2” masih menunjukkan pengaruh kuat dari genre R&B, dengan sebagian besar materi berupa daur ulang lagu-lagu dari artis lain. Namun, album ini juga menandai tonggak penting bagi band dengan diperkenalkannya tiga lagu orisinal yang diciptakan oleh duet penulis Mick Jagger dan Keith Richards. Ini merupakan fase awal bagi mereka dalam merintis karir sebagai komposer.

Proses rekaman album ini memiliki keunikan tersendiri bagi band Inggris pada era tersebut, karena mayoritas sesi perekaman dilakukan di Amerika Serikat. Sebagian lagu direkam di Chess Studios di Chicago di bawah arahan produser Ron Malo. Sesi lainnya dilangsungkan di RCA Studios, Hollywood, dengan teknisi suara Dave Hassinger.

Meskipun “The Rolling Stones No. 2” tidak melahirkan single utama di pasar Inggris, beberapa lagunya muncul sebagai sisi B untuk rilisan singel penting. Contohnya, “Off the Hook” menjadi pasangan dari “Little Red Rooster,” dan “What a Shame” menyertai lagu hit Amerika, “Heart of Stone.” Ketiga lagu tersebut, termasuk “Grown Up Wrong,” merupakan karya orisinal dari Jagger dan Richards.

Kontribusi musisi tamu turut memperkaya nuansa musik dalam album ini. Ian Stewart memberikan sentuhan piano boogie-woogie yang khas pada lagu “Down the Road Apiece.” Sementara itu, Jack Nitzsche turut mengisi permainan piano pada beberapa lagu yang direkam di Los Angeles.

Susunan lagu dalam “The Rolling Stones No. 2” kemudian diadopsi secara luas untuk perilisan album Amerika yang bertajuk “The Rolling Stones, Now!” yang dirilis pada tahun yang sama.

Andrew Loog Oldham mengambil alih peran produser tunggal untuk album ini, berbeda dengan album debut yang masih mencantumkan Eric Easton sebagai produser bersama. Proses rekaman album berlangsung secara sporadis sepanjang tahun 1964, mencakup sesi di Inggris dan Amerika Serikat.

Untuk elemen visual, band kembali menampilkan pendekatan artistik yang kuat melalui sampul album yang menampilkan foto karya David Bailey. Kedekatan Bailey dengan Mick Jagger menghasilkan penempatan sang vokalis yang seimbang dalam komposisi foto, menghindari kesan bahwa Jagger mendapat perlakuan istimewa. Menariknya, foto yang sama juga digunakan untuk sampul album Amerika “12 X 5” yang dirilis pada Oktober 1964.

Album ini juga menarik perhatian dari sesama musisi pada masanya. Bill Wyman dalam bukunya “Stone Alone” mengutip pujian dari John Lennon, yang mengagumi album tersebut meskipun memberikan kritik terhadap durasi salah satu lagunya.

Sementara itu, Keith Richards pernah mengakui kemudahan dalam menulis lagu pop, namun ia juga menekankan tantangan dalam menciptakan lagu yang benar-benar merefleksikan karakter otentik The Rolling Stones.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang