Potongan rambut John Lennon, pentolan The Beatles, terjual dalam sebuah lelang pada tahun 2016 senilai 35.000 dolar AS atau sekitar Rp 587.853.000. Objek berharga ini bukan sekadar helai rambut biasa, melainkan sebuah relik yang menyimpan jejak sejarah budaya pop tahun 1960-an.
Peristiwa ini bermula pada September 1966 ketika Lennon harus memotong rambutnya yang ikonik demi peran dalam film “How I Won the War”. Syuting film yang disutradarai oleh Richard Lester ini berlangsung di Jerman Barat.
Potongan Rambut untuk Peran Film
Dalam film tersebut, John Lennon didapuk memerankan karakter Private Gripweed. Peran ini menuntutnya untuk mengubah gaya rambutnya dari “moptop” yang menjadi ciri khas The Beatles menjadi potongan yang jauh lebih pendek.
Penata rambut yang bertugas, Klaus Baruck, kemudian menyimpan potongan rambut tersebut. Selama hampir 50 tahun, helai rambut itu tersimpan sebelum akhirnya diperjualbelikan melalui sebuah rumah lelang.
Koleksi Berharga dari Sejarah Musik
Potongan rambut Lennon ini kemudian dikatalogkan sebagai “kunci rambut Lennon terbesar” yang pernah ditawarkan di pasaran. Pada era 1966, rambut Lennon sendiri telah menjadi simbol perubahan zaman dan tren mode global.
Transformasi penampilannya, mulai dari gaya “moptop” yang menggemparkan dunia hingga potongan yang lebih pendek setelah tur, selalu menjadi sorotan media. Apa yang dulu menjadi tajuk utama surat kabar kini bertransformasi menjadi benda koleksi berharga yang tersimpan di balik kaca etalase.
Hal ini menjadi pengingat bahwa bahkan sebuah potongan rambut pun dapat menjadi artefak bernilai tinggi dalam sejarah musik dunia.







