Terkuak! 2 Struktur Misterius di Dalam Bumi, Lebih Besar dari Benua & 100x Everest!

26 Maret 2026, 21:10 WIB

Image from detik.com
Source: detik.com

Rahasia terdalam planet kita terus menjadi objek penelitian yang tak pernah usai. Kini, para ilmuwan telah membuat penemuan yang benar-benar mencengangkan, mengubah pemahaman kita tentang apa yang tersembunyi di kedalaman Bumi.

Mereka menemukan dua ‘struktur’ raksasa yang tersembunyi jauh di dalam , jauh di bawah permukaan yang kita pijak. Penemuan ini memicu gelombang kegembiraan dan pertanyaan di kalangan geofisikawan.

Mengenal Dua Monster Bawah Tanah: LLSVPs

Dikenal dengan sebutan ilmiahnya, Large Low-Shear-Velocity Provinces (), kedua formasi misterius ini memiliki dimensi yang luar biasa. Bayangkan sebuah struktur seukuran benua, namun tersembunyi ribuan kilometer di bawah kaki kita.

Bayangkan pula, kedua struktur ini ditaksir memiliki tinggi sekitar 1.000 kilometer. Itu berarti ukurannya 100 kali lebih tinggi dari Gunung Everest, puncak tertinggi di dunia. Sungguh skala yang sulit dibayangkan!

Bagaimana Mereka Ditemukan? Mengintip Jantung Bumi

Penemuan bukan melalui penggalian langsung, melainkan melalui metode yang jauh lebih canggih: . Para ilmuwan menggunakan gelombang gempa bumi sebagai ‘sinar-X’ raksasa untuk memindai interior planet.

Ketika gempa bumi terjadi, gelombang seismik merambat ke seluruh Bumi. Para peneliti mengamati bagaimana kecepatan gelombang-gelombang ini berubah saat melewati berbagai material di dalam Bumi.

Di daerah , gelombang seismik jenis ‘shear wave’ (gelombang S) melambat secara signifikan, mengindikasikan bahwa material di sana lebih panas dan/atau memiliki komposisi yang berbeda dari mantel sekitarnya.

Teknologi pencitraan seismik modern, mirip dengan bagaimana dokter menggunakan USG untuk melihat bagian dalam tubuh, memungkinkan para ilmuwan untuk memetakan keberadaan dan bentuk anomali-anomali raksasa ini.

Lokasi dan Karakteristik Unik

Kedua LLSVPs ini terletak di dasar , tepat di atas inti luar yang cair, sekitar 2.900 kilometer di bawah permukaan. Salah satunya berada di bawah benua Afrika, sementara yang lainnya tersembunyi di bawah Samudra Pasifik.

Secara geologis, LLSVPs memiliki karakteristik unik. Meskipun lebih padat daripada mantel di sekitarnya, anomali kecepatan gelombang menunjukkan bahwa mereka juga cenderung lebih panas. Perbedaan kepadatan inilah yang menjadi petunjuk penting bagi para peneliti.

Misteri Asal-Usul: Dari Mana Mereka Berasal?

Asal-usul LLSVPs masih menjadi perdebatan hangat di komunitas ilmiah. Ada beberapa teori terkemuka yang mencoba menjelaskan keberadaan formasi raksasa ini, masing-masing dengan dasar ilmiah yang kuat namun belum final:

1. Relik Pembentukan Bumi Purba

  • Salah satu teori menyatakan bahwa LLSVPs adalah sisa-sisa material primordial yang tidak tercampur sempurna selama pembentukan Bumi awal sekitar 4,5 miliar tahun lalu.
  • Material ini mungkin mewakili bagian yang lebih padat, mungkin kaya akan besi, dari Bumi purba yang ‘tenggelam’ ke dasar mantel dan tetap terisolasi selama miliaran tahun, tidak berinteraksi penuh dengan mantel di atasnya.

2. Makam Lempeng Tektonik Kuno

  • Teori lain berpendapat bahwa LLSVPs adalah akumulasi besar dari lempeng-lempeng samudra kuno yang telah menunjam (subduksi) ke dalam mantel selama jutaan tahun.
  • Seiring waktu, lempeng-lempeng padat ini tenggelam ke dasar mantel dan membentuk timbunan material yang lebih dingin dan padat. Namun, data seismik juga menunjukkan LLSVPs cenderung lebih panas, sehingga memunculkan perdebatan lebih lanjut.

3. Sisa Tabrakan Kosmik Raksasa (Teori Theia)

  • Sebuah hipotesis yang lebih radikal, yang mendapatkan perhatian baru dari studi terbaru, mengusulkan bahwa LLSVPs mungkin merupakan pecahan dari , planet purba seukuran Mars yang diyakini bertabrakan dengan Bumi muda dan membentuk Bulan.
  • Menurut teori ini, beberapa material padat dari tidak terlempar ke angkasa untuk membentuk Bulan, melainkan terbenam jauh ke dalam , membentuk LLSVPs yang kita lihat sekarang.
  • Jika benar, ini akan menjadi bukti fisik pertama yang signifikan dari peristiwa dahsyat yang membentuk Bulan dan memiliki implikasi besar terhadap pemahaman kita tentang sejarah tata surya dan Bumi itu sendiri.

Peran Krusial dalam Dinamika Bumi

Terlepas dari asal-usulnya, LLSVPs diyakini memainkan peran fundamental dalam banyak proses geologis yang membentuk planet kita. Kehadiran mereka bukan sekadar anomali, melainkan pemain kunci dalam mesin Bumi.

1. Penggerak Mantel Konveksi

LLSVPs yang lebih panas bertindak sebagai titik pemicu untuk mantel plumes, arus naik material panas dari dasar mantel menuju permukaan. Mantel plumes ini seringkali dihubungkan dengan titik panas vulkanik (hotspots) seperti Hawaii dan Islandia, yang tidak terkait langsung dengan batas lempeng tektonik.

2. Pengaruh pada Lempeng Tektonik

Meskipun tidak secara langsung menggerakkan lempeng, LLSVPs memengaruhi pola konveksi mantel secara keseluruhan, yang pada gilirannya mendorong pergerakan lempeng tektonik. Mereka bisa menjadi ‘batas’ atau ‘penghalang’ untuk arus mantel, mengubah pola aliran material panas di dalam Bumi.

3. Misteri Medan Magnet Bumi

Posisi LLSVPs yang masif di dekat batas inti-mantel, di mana inti luar yang cair menghasilkan medan magnet Bumi, memunculkan spekulasi tentang pengaruh mereka terhadap dinamo Bumi. Perubahan termal dan komposisi di batas ini bisa memengaruhi aliran inti luar, berpotensi mengubah kekuatan dan arah medan magnet kita.

Masa Depan Penelitian dan Dampaknya

Penemuan LLSVPs membuka babak baru dalam penelitian . Para ilmuwan kini berupaya untuk membuat model 3D yang lebih detail dari struktur ini, memahami sifat fisik dan kimianya dengan lebih akurat melalui teknik pencitraan seismik yang lebih maju dan superkomputer.

Eksperimen di laboratorium dengan tekanan dan suhu ekstrem juga dilakukan untuk meniru kondisi di dasar mantel, membantu kita memahami perilaku material penyusun LLSVPs. Ini adalah upaya untuk ‘menyentuh’ yang tak terjangkau.

Dengan terus mempelajari LLSVPs, kita tidak hanya mengungkap rahasia tersembunyi di bawah kaki kita, tetapi juga mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana Bumi terbentuk, berevolusi, dan terus berfungsi hingga saat ini.

Dua struktur megah ini adalah bukti nyata bahwa masih banyak misteri yang menunggu untuk dipecahkan di planet biru kita, jauh di bawah permukaan yang kita kenal, membentuk pemahaman kita tentang dunia yang kita huni.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang