Perkara bagi kita sangat sederhana, dimana arena kontekstual lokal dapat dijadikan sebagai referensi untuk penguatan netralitas birokrasi dalam arena kontesasi demokrasi lokal. Bacaan terhadap hal tersebut, apa yang menjadi intisari dari perspektif Hendra Noor adalah bagian dari kondisi kontekstual praktek birokrasi di Indoneia. Bacaan yang gamblang ini diharpkan dapat memberikan sumbangsi pemikiran bagi ketia semua bahwa subtansi ketidaknetralan birokrasi dapat dipetakan pada narasi kontekstaul berdasarkan narasi lokalitas. Prakrek Taki Niode dapat dijadikan sebagai insprorasi bahwa agenda ketercapaian netralitas birokrasi bukan hanya di ukur melalui narasi regulasi menurut hukum postif negara, namaun kearifaan lokal atas Gorontalo dapat merekonstruksi agenda netralitas birokrasi sesuai dengah samngat reformasi birokrasi. Melalui tulisan yang sederhana ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam diskusi Ketdaknetralan Birokrasi Indoensia Karya Hamka Hendra Noor.
Alternatif Netralitas Birokrasi
(Bacaan Hakikat Kultural Politik Gorontalo Atas Taki Nidoe Dalam Bayangan Hendra Noor)
Oleh : Dr. Ramli Mahmud, S.Pd.,M.A







