Survey dan poling nama calon mulai ramai di bagikan di berbagai media yang tujuannya untuk melihat siapa yang terterima di hati masyarakat, nama-nama yang di hadirkan tentulah merupakan orang-orang terbaik yang di miliki Kabupaten Tojo Una-Una, namun semua kembali pada masyarakat, siapa yang akan di mandatkan amanah masyarakat dalam membawa Touna 5 Tahun kedepan. Pemilu serentak yang baru selesai juga dapat dijadikan referensi dalam mengambil sikap, baik burukntya cara politik yang di pertontonkan sangat jelas untuk dijadikan penilaian.
Kembali kepertanyaan sebelumnnya siapa orang yang layak untuk menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-Una periode 2024-2029?, apakah dia yang berlatar belakang partai atau non partai?. Namun jika menilik perjalanan kepemimpinan di Touna belum ada Bupati dan Wakil Bupati yang berlatar belakang non partai sehingganya para figur yang memiliki partai memiliki peluang dalam mengambil tampuk kepemimpinan di Touna.
Melihat hasil rekapitulasi Pemilu Touna 2024, ada 2 Partai yang mendominasi kursi parlemen DPRD Kabupaten Tojo Una-Una dengan perolehan suara yang cukup fantastis yakni Golkar (18,240 suara sah/5 kursi) dan PPP (18,642 suara sah/4 kursi), sehingganya memunculkan pertanyaan di masyarakat awam apakah kedua partai ini akan berkawan atau justru menjadi lawan dalam Pilkada Touna 2024? Jika berkawan siapakah yang akan legowo pada papan 2 (Calon Wakil Bupati)?.sesuatu yang menarik untuk di nantikan.
Namun tidak hanya kedua partai (Golkar dan PPP) itu yang menjadi sorotan, ada beberpa partai lagi yang layak di perhitungkan terlebih lolos juga di legislatif Touna pada Pemilu 2024 misalnya PDIP (6,608 suara sah/2 kursi), PKB (9,633 suara sah/3 kursi), Nasdem (9,670 suara sah/3 kursi), PAN (6,776 suara sah/1 kursi), PKS (3,839 suara sah/1 kursi), Demokrat (5,231 suara sah/2 kursi), Gerindra (7,636 suara sah/2 kursi), PBB (4,164 suara sah/1 kursi), dan Perindo (4,357 suara sah/1 kursi). Para partai-partai ini tentunya sudah mempersiapkan strategi politik terbaiknya masing-masing dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2024, entah akan berkawan dengan siapa dan melawan siapa mulai di persiapakan mereka.
Baca Juga : Relevansi Hakikat Kultural Politik dengan Netralitas Politik Birokrasi
Teringat dengan salah satu perkataan Gusdur “Yang lebih penting dari politik adalah kemanusian”, sehingganya siapapun yang di percayakan rakyat untuk memimpin Touna kedepan tentulah harus siap untuk berbenah karena banyak hal yang perlu di selesaikan menyangkut kepentingan masyarakat Tojo Una-Una apalagi pengentasan kemiskinan, karena menurut databoks.katadata.co.id bahwa persentase penduduk miskin di Kabupaten Tojo Una-Una per tanggal 30 November 2023 tercatat sebesar 16,74 persen penduduk yang miskin.
Maka dalam menyambut Pilkada 2024 kedepan semua pihak harus melek dan andil dalam mensuskseskan momentum tersebut, kaum muda ambil peran dan kaum tua mari berbagi pengalaman.
Baca Juga : Dinamika Politik Menjelang Pemilihan Presiden Tahun 2024
Deskripsi Singkat Pilkada Touna 2024
Informasi Dasar:
- Tanggal: 27 November 2024
- Jumlah Pasangan Calon: Belum ditetapkan
- Petahana: Mohammad Lahay (Bupati), Ilham Lawidu (Wakil Bupati)
Partai Politik Pendukung:
- Belum ada partai politik yang secara resmi mengusung pasangan calon.
Potensi Calon:
- Mohammad Lahay (Bupati petahana)
- Ilham Lawidu (Wakil Bupati petahana)
- Samsurijal Labatjo (Mantan Kadis PUPR Touna)
- La Ode Muhammad Asgar Ali (Anggota DPRD Touna)
- Muh. Ridwan Lahay (Pengusaha)
Isu-isu Utama:
- Pembangunan infrastruktur: Peningkatan kualitas jalan, pembangunan jembatan, dan infrastruktur dasar lainnya.
- Perekonomian: Peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan sektor unggulan.
- Pendidikan: Peningkatan kualitas pendidikan, akses pendidikan yang merata, dan pemerataan guru.
- Kesehatan: Peningkatan kualitas layanan kesehatan, akses kesehatan yang merata, dan pemerataan tenaga kesehatan.
Tantangan:
- Netralitas ASN: Menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada.
- Politik uang: Pencegahan dan penindakan politik uang.
- Hoaks dan ujaran kebencian: Pencegahan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.
Kesimpulan:
Pilkada Touna 2024 diprediksi akan berlangsung sengit dengan beberapa calon potensial yang akan bertarung. Isu-isu pembangunan infrastruktur, perekonomian, pendidikan, dan kesehatan menjadi fokus utama dalam Pilkada kali ini. Tantangan utama dalam Pilkada Touna 2024 adalah menjaga netralitas ASN, mencegah politik uang, dan memerangi hoaks dan ujaran kebencian.
Catatan:
- Deskripsi ini hanya berdasarkan informasi yang tersedia saat ini dan dapat berubah seiring dengan perkembangan Pilkada.
- Untuk informasi lebih lanjut tentang Pilkada Touna 2024, silakan kunjungi situs web resmi KPU Touna: https://jdih.kpu.go.id/sulteng/tojounauna/profil.







