Palu — Kabupaten Tojo Una-Una ditetapkan sebagai tuan rumah Musyawarah Kerja Wilayah (MUKERWIL) XII Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, yang akan dirangkaikan dengan tabligh akbar menghadirkan tokoh nasional dan ulama terkemuka.
Acara ini rencananya dihadiri langsung oleh Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustaz Dr. K.H. Zaitun Rasmin, Lc., M.A., yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Pusat Bidang Ukhuwah, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Habib K.H.S. Ali Bin Muhammad Aljufri, Lc., M.A.
Kehadiran dua figur penting tersebut menjadi penegas bahwa MUKERWIL XII memiliki peran strategis dalam memperkuat konsolidasi dakwah dan ukhuwah Islamiyah di wilayah Sulawesi Tengah.
Dalam pertemuan antara Dewan Pengurus Wilayah Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah bersama panitia MUKERWIL XII dan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., gubernur menyatakan kesiapannya untuk hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.
“Apalagi jika Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustaz K.H. Zaitun Rasmin hadir, maka saya usahakan harus hadir di Ampana,” tegasnya.
Selain menjadi forum konsolidasi organisasi, MUKERWIL XII juga menitikberatkan pada penguatan program dakwah, khususnya pemberantasan buta huruf Al-Qur’an. Melalui program unggulan DIROSA (Pendidikan Dasar Al-Qur’an), Wahdah Islamiyah berkomitmen mendorong percepatan literasi Al-Qur’an di seluruh lapisan masyarakat.
Metode DIROSA dikenal sederhana dan efektif, memungkinkan peserta mampu membaca huruf Al-Qur’an hanya dalam 20 kali pertemuan.
Dengan dukungan ulama, pemerintah daerah, dan masyarakat, MUKERWIL XII Wahdah Islamiyah di Ampana diharapkan menjadi momentum penting dalam penyusunan langkah strategis dakwah, penguatan pendidikan keislaman, serta pemberdayaan umat.
Selain itu, agenda ini diharapkan mampu memperluas jangkauan program DIROSA sebagai solusi nyata dalam meningkatkan kualitas keagamaan sekaligus memberantas buta huruf Al-Qur’an di Sulawesi Tengah.







