Menteri Haji Baru: Kejutan Irfan Yusuf Usai 10 Tahun Pimpin BPJ

9 September 2025, 18:22 WIB

Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, resmi menjabat Menteri Haji dan Umrah. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 September 2025. Pengangkatannya ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 86P Tahun 2025.

Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan karier Gus Irfan. Sebelumnya, selama sepuluh bulan terakhir, ia mengemban amanah sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (BPJU) di Kementerian Agama RI. Posisi tersebut memberikannya tanggung jawab penuh atas pengelolaan teknis dan keuangan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan keberangkatan hingga kepulangan jemaah.

Pengalaman panjang Gus Irfan di bidang birokrasi, khususnya dalam keuangan negara dan administrasi publik, menjadi modal berharga dalam jabatan barunya. Kemampuannya dalam bernavigasi di ranah regulasi dan koordinasi antar kementerian juga dinilai krusial, terlebih mengingat transformasi BPJU menjadi kementerian.

Dalam sumpah jabatannya, Gus Irfan menyatakan, “Bahwa saya, akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya, kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab.”

Gus Irfan, kelahiran Jombang, 24 April 1962, merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang solid, menempuh pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah di Jombang, kemudian melanjutkan ke Universitas Brawijaya dan UIN Malang.

Jejak karier Gus Irfan tidak hanya terbatas pada birokrasi. Ia pernah terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Partai Gerindra, namun mengundurkan diri setelah ditunjuk Presiden Prabowo untuk memimpin BPJU. Selain itu, ia juga aktif di berbagai organisasi keagamaan dan sosial, baik di lingkungan NU maupun Partai Gerindra.

Pengalamannya yang beragam, baik di pemerintahan, politik, maupun organisasi sosial keagamaan, membentuk profil kepemimpinan Gus Irfan yang komprehensif. Hal ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi Kementerian Haji dan Umrah ke depannya.

Jabatan strategis yang diemban Gus Irfan ini diharapkan dapat memajukan sektor keagamaan di Indonesia, khususnya dalam hal pengelolaan dan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang