Maraknya Penyelundupan Kayu Ilegal di Gorontalo, Rahman Patingki Pertanyakan Kinerja Aparat

Ilustrasi penyelundupan kayu illegal (sumber: AI).

Gorontalo – Aktivitas penyelundupan kayu hasil illegal logging semakin marak terjadi di Provinsi Gorontalo. Kayu ilegal tersebut diduga berasal dari Kabupaten Pohuwato, Boalemo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Gorontalo Utara, sebelum diselundupkan menuju Kota Gorontalo, khususnya di Jalan Bensol Kompleks Mes Haji dan Jalan Jeruk. 

Menanggapi maraknya penyelundupan ini, Ketua Umum DPW Forum Kaum Pembela Rakyat, Rahman Patingki, mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum (APH) dalam mengawasi perbatasan wilayah yang diduga menjadi jalur utama distribusi kayu ilegal. 

Rahman menegaskan bahwa aktivitas pembalakan liar ini tidak hanya menyebabkan kerugian negara, tetapi juga membawa dampak lingkungan yang serius. Ia mendesak aparat segera bertindak tegas dengan menangkap para pelaku yang terlibat dalam jaringan illegal logging di Gorontalo. 

“Kami mendesak pihak berwenang untuk segera bertindak tegas dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam jaringan ilegal logging ini. Jika dibiarkan, ini akan menyebabkan kerusakan lingkungan yang lebih parah serta merugikan masyarakat luas,” ujar Rahman. 

Masyarakat dan aktivis lingkungan turut berharap agar aparat meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik pembalakan liar demi menjaga kelestarian hutan di Gorontalo. Jika tidak segera ditindak, dikhawatirkan penyelundupan kayu ilegal akan semakin masif dan sulit dikendalikan.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang