Ibas Ajak Mahasiswa UIN Ponorogo Manfaatkan Teknologi untuk Produktivitas

6 Juni 2025, 17:36 WIB

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, baru-baru ini memberikan kuliah umum di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Kuliah umum bertajuk “Generasi Harmoni: Islam, Tradisi, dan Inspirasi Masa Depan” ini menekankan pentingnya mahasiswa untuk menjadi generasi yang cakap, tidak hanya dalam ilmu keislaman, tetapi juga ilmu umum.

Ibas menyampaikan apresiasi atas perubahan status IAIN Ponorogo menjadi UIN, menganggap kampus tersebut sebagai pusat kajian keislaman yang unggul dalam mewujudkan masyarakat madani. Ia mendorong para mahasiswa untuk menjadi generasi Islam yang moderat, berakar pada tradisi luhur bangsa, dan mampu menjadi inspirasi bagi masa depan.

Menjadi Generasi Harmoni: Tantangan dan Peluang

Dalam kuliahnya, Ibas menyoroti pentingnya harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai bentuk rahmatan lil alamin, serta perlunya generasi muda untuk menjaga dan melestarikan warisan tradisi bangsa yang unggul.

Lebih lanjut, Ibas membahas tantangan global yang dihadapi generasi muda, seperti perubahan iklim, revolusi industri 5.0, kemiskinan, pengangguran, dan ketergantungan teknologi. Generasi muda harus adaptif dan mampu bersaing di kancah global.

Menguasai Teknologi untuk Kemajuan

Ibas mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi, khususnya kecerdasan buatan dan digitalisasi, secara produktif dan positif. Penguasaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi kunci untuk menghadapi persaingan global, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Hal ini membutuhkan pengembangan skill dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Integritas Moral: Pilar Keberhasilan

Selain penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, Ibas juga menekankan pentingnya integritas moral. Ia mengingatkan bahwa ilmu tanpa akhlak akan menjadi keangkuhan, sementara akhlak tanpa ilmu hanya menjadi ketulusan tanpa arah. Mahasiswa harus mampu menjadi pribadi yang sholeh/sholehah sekaligus bermanfaat bagi masyarakat luas.

Mahasiswa diharapkan menjadi jembatan antara masjid dan kampus, antara kitab suci dan karya nyata. Dengan demikian, ilmu pengetahuan yang didapatkan dapat diimplementasikan untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan umat.

UIN Ponorogo: Peran dalam Membentuk Generasi Unggul

UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul. Kurikulum yang komprehensif, mencakup ilmu keislaman dan ilmu umum, menjadi kunci dalam membentuk mahasiswa yang berkompetensi dan berakhlak mulia.

Kampus juga perlu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, industri, maupun lembaga internasional, diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan masa depan.

Dengan menggabungkan pemahaman agama yang moderat, keahlian di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta integritas moral yang tinggi, mahasiswa UIN Ponorogo diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan beradab.

Kesimpulannya, kuliah umum yang disampaikan Ibas memberikan pesan yang sangat inspiratif bagi mahasiswa UIN Ponorogo. Pesan tersebut menekankan pentingnya keselarasan antara ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan adaptasi terhadap perkembangan zaman untuk mencapai kesuksesan pribadi dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang